SALE Online Besar-besaran Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Berbelanja secara daring (online) sudah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat, terutama selama era pandemi COVID19.

Kesadaran untuk tetap di rumah demi menjaga kesehatan bersama, berbelanja daring menjadi solusi yang paling jitu.

Berkaitan dengan meningkatkan daya jual dan juga daya beli masyarakat Semarang secara daring selama masa pandemi, Pemerintah Kota Semarang dan Kadin Kota Semarang mempersembahkan “Semarang Online Super Sale” (SOSS), yang akan diselenggarakan pada 1 – 14 Oktober 2020.

Handoko Project Director kegiatan tersebut menjelaskan, SOSS merupakan acara virtual yang melibatkan ratusan UMKM Kota Semarang dan sekitarnya, yang mana mereka akan memberikan banyak promo menggiurkan selama event berlangsung, yang tentu saja, bisa dibeli masyarakat secara daring.

“Apa saja produknya? Mulai dari kuliner, rumahtangga, fesyen, kecantikan, craft, dan berbagai macam produk lainnya. Masyarakat akan diajak shopping berbagai macam produk bak mengunjungi sebuah pameran besar, tetapi sambil duduk santai di rumah masing-masing,” kata Handoko di sela-sela preecon di Situation Room Balai Kota Semarang, Senin (22/9).

Acara ini bekerjasama, lanjut Handoko, dengan lima marketplace terbesar di Indonesia. Yakni Tokopedia, Gojek, Blibli, Shopee, dan Grab. Nah, UMKM yang terlibat dalam acara SOSS merupakan merchant yang terdaftar pada salah satu atau beberapa marketplace tersebut. Ini untuk kali pertama, Pemkot Semarang dan Kadin Kota Semarang menyelenggarakan acara diskon besar-besaran secara virtual, serta menggandeng lima brand marketplace terbesar di Indonesia tersebut.

Didukung pula oleh Dinas Koperasi Kota Semarang, Suara Merdeka untuk promo melalui berbagai media; cetak, daring, dan radio. Serta Pertamina MOR IV yang mengerahkan UMKM binaannya untuk berparstisipasi dalam event ini.

Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, “SOSS diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ditopang dari konsumsi rumahtangga atau konsumsi harian, khususnya bagi masyarakat Semarang,”.

“Selain itu, diharapkan juga membantu para pelaku UMKM untuk mulai berjualan dan meningkatkan penjualan produknya melalui platform marketplace, serta memahami seluk beluk berjualan secara daring,” terang Arnaz.

Karena juga akan ada pelatihan-pelatihan bagi para pelaku UMKM tersebut.

Selama periode acara, masyarakat bisa terus update melalui program Live Instagram ‘Belanja Bareng Toko Kota Semarang’, dari akun resmi Pemkot Semarang, dan juga para Influencer Kota Semarang.

Para Influencer juga akan mempromosikan produk-produk UMKM yang terlibat, sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang produk yang sedang tren, maupun yang mereka sukai.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *