Ini Pesan Wali Kota di Hadapan Peserta Rakorsul KONI Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Rapat Koordinasi dan Konsultasi (Rakonsul) KONI Kota Semarang, berlangsung Sabtu (12/9) di Hotel Patra Semarang dan dibuka Wali Kota Hendrar Prihadi. Ikut hadir Kepala Dispora Suhindoyo, Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rochaini, seluruh pengurus dan koordinator cabang olah raga di Kota Semarang.

Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang, dalam sambutannya berpesan agar KONI Kota Semarang sebagai wadah pembinaan atlet harus semakin profesional.

Hendi juga meminta KONI Kota Semarang mulai menerapkan Sport Science, Sport Tourisme, dan Sport Industry seperti tema Hari Olahraga Nasional 2020.

Menurut Hendi, ketiga hal tersebut sangat penting untuk olahraga Indonesia ke depan. Ketiganya sama-sama memiliki peran yang besar, untuk kebugaran, prestasi, dan perekonomian.

“Sport Science misalnya, kita melihat salah satu penyebab prestasi olahraga kita belum optimal karena masih minimnya dukungan sport science pada proses pembinaan atlet-atlet muda dan elite. Oleh karena itu, ke depan perlu didorong cabor-cabor untuk mengoptimalisasi sport science dalam pembinaan cabang olahraga,” ujarnya.

Sementara untuk pengembangan Sport Tourism dan Sport Industry sekarang ini, menurut Hendi butuh dukungan banyak pihak.

“Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang luar biasa bagi para pelaku sport tourism dan sport industri di Indonesia. Banyak berbagai kegiatan olahraga yang ditunda dan dibatalkan, begitu juga pelaku industri olahraga yang harus tutup karena lesunya perekonomian,” tambahnya.

Hendi berharap, Sport Tourism dan Sport Industry dapat bergelut kembali agar turut serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

“Begitu juga program kepemudaan dan keolahragaan melalui kepariwisataan dan ekonomi kreatif serta pengembangan sektor industri dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan,” pungkas Hendi.

Sebagai informasi, Rakonsul KONI Kota Semarang ini digelar untuk menampung saran, evaluasi dan memantapkan program, baik program tertib organisasi maupun tertib cabang olahraga dalam rangka pembinaan atlet.

Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara berpesan untuk mempertahankan juara umum Porprov 2020 dan menaikan jumlah medali.

“Untuk bisa mempertahankan juara umum Porprov 2022 dan menaikan jumlah medali harus diikuti tertib organisasi dan tertib dalam pembinaan atlet,” ujar Arnaz.

Lebih lanjut Arnaz yang juga ketua Kadin Kota Semarang ini menyatakan, tantangan KONI Kota Semarang ke depan selain mempertahankan Juara Umum Porprov 2022, juga harus bisa meregenerasi atlet yang berkesinambungan.

Menurut Arnaz, keberhasilan dalam program ada beberapa indikator, antara lain dukungan anggaran, adanya sinergitas pemerintah dan swasta, struktur organisasi yang profesional dan data base atlet.

Sementara Kepala Dispora Kota Semarang, Suhindoyo berpesan, semua kegiatan keolahragaan di Kota Semarang harus by name dan harus terdokumentasi dengan baik.

“Semua kegiatan keolahragaan harus didokumentasikan,” tandas Suhindoyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *