Warga Pedalangan Keluhkan Kehadiran Pengepul Rosok Yang Tanpa Izin

SEMARANG (Asatu.id) – Warga RT I/RW I Kelurahan Pedalangan Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang mengeluhkan adanya bau menyengat, suara bising, banyak nyamuk, dan suasana kumuh akibat adanya pengepul rosok yang menimbun barang-barangnya di lokasi tersebut.
Menurut keterangan beberapa warga setempat, kondisi yang sangat mengganggu lingkungan itu, sebenarnya sudah dilaporkan kepada Ketua RT dan Ka. Kelurahan Pedalangan. Namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya.

“Padahal usaha tersebut belum ada izinnya, terbukti kami tidak pernah diminta persetujuannya. Tapi tetap saja tidak ada tindakan dari aparat kelurahan,” tutur salah seorang warga yang enggan disebut namanya ketika mengadu ke Kantor DPD PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Kota Semarang, kemarin.

Beberapa warga tersebut diterima langsung oleh Sekretaris di DPD PSI, Benediktus Narendra Keswara. Alasan mereka mengadu, supaya  permasalahan tersebut segera ada penyelesaian dan warga tidak lagi terganggu.
Sementara Benediktus Narendra Keswara yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Semarang menyayangkan atas sikap aparat setempat yang tampak kurang peduli dengan keluhan warga.

“Seharusnyaaparat kelurahan segera menindak lanjuti dan mengecek perizinan serta melakukan pembinaan kepada pengepul rosok tersebut,” ujarnya.
Tapi karena belum ada tindak lanjut sambungnya, kami dari DPD PSI akan mengecek secara langsung.
“Kami tidak akan mengusir. Hanya sekadar membina agar pengusaha rosok tersebut segera mengurus perizinannya dan menjaga kebersihan lingkungan serta berpartisipasi aktif dengan warga setempat,” tandasnya.

Dengan demikian sambungnya, kehadirannya tidak mengganggu, tapi justru menguntungkan warga sekitar. “Termasuk tenaga kerja yang dipekerjakan, juga harus melibatkan warga sekitar. Sehingga kehadirannya dapat menguntungkan warga sekitar,” ujar Narendra Keswara yang biasa di dipanggil Brow di Naren itu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *