Proses Belajar On Line di Kota Semarang Belum Maksimal

SEMARANG ( Asatu.id) – Gunawan Saptogiri,SH,MM.sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang menyampaikan bahwa saat ini sudah cukup maksimal dan cukup ideal dalam pembelajaran on line di Kota Semarang,memang belum bisa mencapai 100% seperti yang diharapkan  menteri pendidikan dan Kebudayaan harus lebih maksimal .dan harus saling membantu antara orang tua siswa atau siswi yang masih duduk di pendidikan kelas 1 kelas 2 dan kelas 3 khususnya lagi buat siswa siswi TK. Kalau kelas diatas kelas 3 dan seterusnya bisa melakukan Daring( dalam jaringan).dan keluhan untuk pulsa atau kuota terjawab juga bahwa dari pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran dan sekolah sekolah banyak yang sudah mengesekusi dana tersebut melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Gunawan juga menginginkan secepatnya ada pembelajaran tatap muka karna pembelajaran secara tatap muka harus taat Regulasi Permen Dikbud dan keputusan bersama 4 menteri.yang syarat syaratnya adalah 1.Harus zona hijau 2.Harus dapat ijin dari Gugus Tugas 3.sekolah harus menyiapkan sarana dan prasarana serta harus nenerapkan protokol kesehatan secara lengkap.yang ke 4.ijin dari orang tua Siswa. Karna dari pemerintah sudah menyiapkan diri menuju New Normal dan saling doa dan mendoakan agar Semarang khususnya menjadi zona hijau dikarenakan trend nya sudah menurun.

Walikota dan Wakil Walikota Semarang sanggat mensuport dunia pendidikan.termasuk anggaran bagi orang tua siswa yang terkena dampak covid 19 yamg tidak bisa membayar spp Pemerintah Kota Semarang juga menurunkan angarannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *