GAC Semarang Sinergi Dengan Yonif Raider 400/BR  Gelar Bakti Sosial

SEMARANG (Asatu.id)  – Komunitas Gowes Alimdo Club (GAC) Semarang menggelar bakti sosial melalui kegiatan GAC Peduli Kurban. 

Kegiatan yang diawali gowes bareng pecinta olah raga bersepeda melibatkan keluarga besar Yonif Raider 400 / Banteng Raiders (BR).

Seperti kebiasaannya, melakukan perjalanan jauh sekitar 10 kilometer menuju wilayah yang dipandang terdapat warga kurang mampu untuk diberi bantuan berupa sembako.

“Kami sengaja mengemas bakti sosial ini beda dengan sebelumnya, karena tahu bahwa pada bulan ini ada momentum Idul Adha yang hikmahnya mengajarkan pada kita semua untuk memiliki rasa peduli terhadap sesama melalui kurban. Karenanya kami juga membawa hewan kurban untuk kami serahkan ke masjid sebagai hewan kurban. Selain itu juga tetap ada bingkisan sembako untuk warga,” ujar Wakil Ketua GAC Semarang Sunatha Liman Said, didampingi Harsono selaku Ketua, Sabtu (1/8).

Hewan kurban berupa seekor kambing diserahkan Sunatha Liman Said mewakili rekan-rekan GAC kepada Nur Hidayat, Ketua Takmir Masjid Al Falah Tinjomoyo Semarang.

Nur Hidayat menyampaikan terima kasih atas perhatian teman-teman GAC. Pasalnya wilayahnya yang terpencil menembus hutan Tinjomoyo tak luput dari perhatian para anggota GAC.

“Suatu hal yang tak mudah menuju perkampungan kami, karena harus melintasi hutan wisata Tinjomoyo dan meniti jalur terjal tanjakan maupun turunan. Semua bantuan ini akan kami sampaikan kepada warga dan semoga bermanfaat,” ujar Nur Hidayat didampingi Ketua RW 8 Kelurahan Sumurroje Tinjomoyo, Slamet Widodo.

Ditambahkan oleh Sunatha, bahwa pada masa Pandemi Covid-19 kita semua perlu mewaspadai gejala penularan, namun demikian jangan sampai membuat kita menjauhi orang atau bahkan tidak memperdulikan orang lain.

“Kita justru dituntut bisa berempati terhadap sesama, terutama mereka yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung Pandemi Covid-19. Banyak saudara kita yang terganggu ekonominya, maka kita harus bergerak bersama memikirkan untuk membantu mereka. Kegiatan bersepeda adalah sarana mengumpulkan dan mencari saudara. Setelah berkumpul kita niatkan bareng untuk berbuat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan,” ungkap Sunatha sapaan akrabnya.

Sementara ketua GAC, Harsono menyampaikan pihaknya membagikan sembako berisi beras, minyak goreng, mie instan, masker, handsanitizer serta molto (pembersih & pewangi pakaian).

“Selain bantuan bahan pangan, kami juga berikan masker, APD ,  handsanitizer serta pembersih pakaian yang merupakan bagian dari upaya kami mengajak masyarakat mentaati protokol kesehatan menghadapi pandemi Covid-19. Harapan kami tidak ada lagi warga masyarakat yang tak bermasker saat berada di kerumunan orang. Mereka juga wajib mencuci tangan dengan sabun atau   handsanitizer serta rajin mencuci pakaian,” ungkap Harsono.

Pada kesempatan penyerahan bantuan sembako dan hewan kurban, Danyonif Raider 400/BD Letkol Inf Arief Wicaksana memohon doa restu kepada warga Tinjomoyo karena dalam waktu dekat prajuritnya akan menunaikan tugas negara menjaga perbatasan Indoesia-Papua Nugini di Papua.

Permohonan doa restu ini merupakan tradisi satuan apabila hendak melaksanakan tugas operasi baik operasi tempur, jaga perbatasan maupun operasi kemanusiaan.

Sementara dirinya dalam waktu dekat harus berada di tempat penugasan baru sebagai Dandim di Sleman.

Warga Tinjomoyo mendoakan agar seluruh prajurit yang bertugas menjaga perbatas Indonesia-Papua Nugini selalu dalam lindungan Allah SWT dan kembali membawa kesuksesan mengamankan wilayah NKRI.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *