Ardi Tegaskan Berita Tilang Tidak Bermasker Itu HOAX

SEMARANG (Asatu.id) – Beredar pesan berantai dan unggahan di media sosial, isinya menyebutkan ada denda atau sanksi yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bagi masyarakat yang tidak patuh memakai masker.

Pesan tersebut banyak beredar di grup-grup percakapan WhatsApp dan media sosial beberapa hari lalu.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, memastikan bahwa informasi itu hoaks. Pasalnya intruksi tersebut di tidak pernah ada di wilayah Polrestabes Semarang.

“Ya, Saya cukup prihatin tiba – tiba ada pesan berantai yang mengatas namakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menilang pelanggaran bagi yang tidak memakai masker,” terang Ardi saat di konfirmasi di sela – sela ngepit bareng bersama komunitas Gowes Alimdo Club Semarang, Sabtu (18/7).

Ardi menambahkan, dimasa pandemi ini jangan percaya begitu saja tentang pesan berantai yang ada di media sosial ataupun di Aplikasi percakapan.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Semarang jika mendapat informasi apa saja diharapkan di verifikasi kebenarannya terlebih dahulu,” tegas Ardi.

Ardi memerintahkan ke jajaran selalu mengedukasi ke masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah.

“Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai anjuran pemerintah pusat, mari kita utamakan protokol kesehatan dan selalu jaga kesehatan. Serta bagi masyarakat mulai sekarang jangan sebar berita yang belum tentu kebenarannya itu bisa menjadikan terjerat kasus pelanggaran ITE,” pungkas Ardi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *