Sempat Jadi PDP, Anggota DPRD Jateng Syamsul Bahri Meninggal. Lantai 3 Gedung Berlian Ditutup

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang juga Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Solo, Syamsul Bahri, meninggal dunia karena Covid-19 pada Minggu (12/7) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK), Siti Wahyuningsih, membenarkan adanya kabar duka tersebut. Menurutnya, almarhum sebelumnya menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi (RSDM) Solo.

Siti Wahyuningsih menyebut, Syamsul Bahri yang merupakan warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, itu baru terkonfirmasi positif tertular virus SARS CoV-2 pada Minggu. Namun, Syamsul Bahri sudah menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) beberapa hari sebelumnya.

Di DPRD Jateng, Syamsul Bahri adalah anggota Komisi E. Sebelum meninggal dunia, politisi Partai Golkar itu diketahui sempat memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 berupa beras 3,5 ton bagi warga di 14 titik di Solo, Sukoharjo, dan Klaten.

Syamsul juga sempat membagikan hand sanitizer, masker dan brosur petunjuk pencegahan penyebaran corona.

Meninggalnya salah satu wakil rakyat itu menjadi keprihatinan beberapa pihak, apalagi setelah diketahui penyebabnya karena terjangkit wabah corona.

Usai musibah itu, Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, dalam realesenya memberi penjelasan sekaligus langkah-langkah yang akan dilakukan jajarannya bersama jajaran rumah sakit dan dinas kesehatan.

“Mari kita doakan almarhum, Insya Allah husnul khotimah. Per hari ini tanggal 13 Juli 2020, lantai III (Gedung Berlian) ditutup, tidak diperkenankan untuk kegiatan apapun. Kemarin sudah disemprot disinfektan,” katanya.

Sukirman menambahkan, khusus pimpinan dan anggota Komisi E beserta jajarannya, hari Senin ini  jam 13.00 diwajibkan rapid test di DPRD Jateng.

“Semoga semuanya non-reaktif. Bila mana ada satu anggota Komisi E atau staf reaktif, akan dilakukan rapid test dan swab seluruh anggota DPRD dan jajaran gedung berlian,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *