Sematkan Pita Cukai, Nojorono Ramaiakan Industri Kretek

KUDUS (Asatu.id) – Setelah meluncurkan produk sigaret kretek (SKT) Minak Djinggo Rempah, PT Nojorono Tobacco International melaksanakan tahap lanjutan, yakni penyematan pita cukai. Penyematan dilakukan oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Suparno beserta jajarannya. Kegiatan dengan jumlah peserta terbatas, dilaksanakan di Unit SKM PT Nojorono Tobacco International, Jalan Wachid Hasyim Kudus, pada Senin, 6 Juli 2020 kemarin.

Presiden Direktur PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada perwakilan  Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Tengah dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyempatkan waktu melihat secara langsung proses produksi  Minak Djinggo Rempah dan seluruh pihak terkait.
Kami berterimakasih atas kunjungan Bapak dan Ibu semua ke pabrik kami untuk melihat langsung proses produksi Minak Djinggo Rempah. Sejak diluncurkan 16 Juni lalu, Minak Djinggo Rempah mendapat respon positif dari masyarakat. Tentunya itu berdampak pada terserapnya tenaga kerja, khususnya unit SKT,” ungkapnya penuh syukur.

Awalnya kami merasa prihatin dengan banyaknya pekerja yang terdampak karena Covid 19. Kami tidak tega melihat banyaknya pekerja yang dirumahkan karena permintaan yang menurun. Berangkat dari rasa prihatin dan semangat untuk tetap berproduksi, akhirnya PT Nojorono Tobacco International meluncurkan produk berbasis sigaret, yakni Minak Djinggo Rempah. Produk SKT bisa menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.

Lebih lanjut, Managing Director PT Nojorono Tobacco International Arief Goenadibrata menyampaikan, Minak Djinggo Rempah merupakan produk yang dirancang sedemikian rupa untuk dapat diterima oleh semua kalangan. “Racikan Minak Djinggo Rempah diciptakan dengan melalui proses pembuatan yang hampir mirip dengan wedang rempah yang umum ditemui, dengan demikian dapat diterima dan terserap oleh semua kalangan.

Rempah-rempah yang digunakan sangat umum ditemui dimanapun. Selain Cengkeh dan Tembakau sebagai bahan dasar sigaret, Minak Djinggo Rempah dibalut ragam rempah seperti; Jahe, Kayu Manis, Kayu Secang, Bunga Lawang, Kunyit Putih ,Serai dan rempah lainnya.  Minak Djinggo Rempah memiliki kaya manfaat rempah yang kesemuanya aman dikonsumsi karena tidak dibubuhi dengan synthetic flavor atau perisa buatan.

Minak Djinggo Rempah memang tidak menjual rasa namun manfaat rempah, untuk itulah Minak Djinggo Rempah adalah Rasa Jang Beloem Pernah Ada,“  ungkap ramah Managing Director PT Nojorono Tobacco International Arief Goenadibrata di sela acara.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *