Gubernur Jawa Tengah Meninjau Penerapan New Normal

SEMARANG ( Asatu.id) – Himbauan penerapan protokol kesehatan telah diminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM. HARTOPO, ST, MM, MH sesuai arahan Gubernur Jateng. Penerapan protokol di masa pandemi bertujuan untuk mempertahankan proses kerja tetap berjalan. Tentunya mengedepankan jaminan kesehatan pekerja menjadi hal yang utama, sehingga kesehatan terjamin dan roda ekonomi tetap berjalan. Selanjutnya, pengontrolan berkala juga dilakukan oleh pemerintah guna mengantisipasi langkah preventif dalam meredam tingkat kasus Covid 19.

New normal di Kudus saat ini telah ditetapkan. Pemeriksaan juga terus dilakukan.” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM. Hartopo saat mendampingi kunjungan Gubernur Jateng di pabrik PT Norojono Tobbaco International.

Desain protokol kesehatan telah diterapkan sejak awal masa pandemi. Kami sangat mengedepankan kenyaman dan kesehatan pekerja, setiap pekerja di pabrik pada saat datang langsung menjalani proses disenfeksi, pengecekan suhu badan, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker sampai dengan pemberian asupan vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh” demikan disampaikan oleh Stefanus JJ Batihalim, selaku President Director PT Nojorono Tobacco International.

Penerapan protokol kesehatan merupakan upaya bersama yang dilakukan perusahaan bersama pekerja, penerapan sistem operasional pembagian jadwal kerja untuk physical distancing diterapkan bagi pekerja linting di pabrik.
Setiap perusahaan memang terus berusaha menggelindingkan roda ekonomi.Kapan harus direm, kapan harus digas. PT  Nojorono ini mempraktikkan kenormalan baru, menerapkan protokol kesehatan,” ungkap H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P.

Gubernur meninjau penerapan protokol kesehatan di PT Nojorono berjalan dengan baik. Seperti, masing-masing tempat pekerja linting disekat. PT Nojorono juga melakukan siaran suara yang diulang-ulang untuk mengingatkan pekerja tentang pentingnya protokol kesehatan.

Maka kenormalan barunya ini betul-betul akan menjadi sesuatu perilaku baru. Kalau kebiasaan ini dilakukan terus menerus, orang akan sadar” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *