Komplain Seputar PPDB Menurun, Ribuan Masalah Akreditasi Diselesaikan

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terus memantau pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Bahkan terkadang Gubernur mengecek posko PPDB Daring di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Dari pengecekan itu, diketahui jumlah komplain terus menurun dan sekitar empat ribuan masalah akreditasi sekolah berhasil diselesaikan.

Berdasarkan data di posko PPDB Daring Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, jumlah komplain pada hari ketiga, atau Jumat lalu ada 106 layanan di posko, 130 layanan melalui telepon, dan 29 layanan melalui laporgub. Jumlah itu menurun dari dua hari sebelumnya.

Layanan komplain di posko pada hari pertama tercatat sebanyak 85 komplain dan sempat meningkat di hari kedua mencapai sekitar 197 layanan. Sementara untuk layanan komplain melalui telepon pada hari kedua pendaftaran mencapai 301 layanan dan turun di hari kedua menjadi 233 layanan.

Begitu halnya layanan komplain yang masuk dari laporgub pada hari pertama sebanyak 53 layanan dan sempat meningkat menjadi 68 layanan pada hari kedua.

Berbagai laporan komplain tersebut secara berurutan meliputi permasalahan terkait kependudukan, kemudian diikuti masalah alur mekanisme pendaftaran dan masalah lainnya.

“Kepada publik, saya mau mengingatkan, kalau mau mengoreksi masih bisa, ada caranya. Nanti akan ada notice dari sistem,” ungkapnya.

Ganjar juga kembali mengingatkan kepada orang tua dan calon siswa tentang pencantuman piagam dan kejujuran dalam menginput data. Piagam yang dicantumkan harus berjenjang.

“Perhatikan kalau mau mencantumkan piagam, harus berjenjang. Kalau tidak berjenjang tidak laku. Tadi sudah ada koreksinya. Terus mari kita jaga kejujuran. Kejujuran ini penting agar anak-anak kita mau mulai belajar ini datanya harus benar,” imbaunya.

Ganjar juga menyampaikan terkait pendaftar yang masuk dalam daerah blank spot atau tidak ada sekolah di daerah tempat tinggal. Terkait itu, pendaftar di daerah blank spot akan mendapat diskon skor yang diberikan.

“Blank spot nanti ada diskon skor yang diberikan. Nanti dia (pendaftar) akan bisa dibantu, didorong dengan skor itu agar bisa mendekat. Jadi semacam bonus skor karena faktanya ada yang seperti itu,” jelasnya.

Asatu.id, berita semarang, asatu, ppdb jateng, komplain dan masalah, menurun dan selesai

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *