Live Planting, Asyiknya Tanam Pohon dari Balik Layar

SEMARANG (Asatu.id) – LindungiHutan, sebuah platform penggalangan dana online yang bergerak dalam bidang pelestarian lingkungan hidup di Indonesia, resmi merilis program terbarunya, Live Planting. Program ini diinisiasi untuk menciptakan pengalaman baru, menanam jarak jauh dari balik layar. Resmi ditayangkan secara on-air melalui kanal Instagram LindungiHutan dan Ecolify.Project, sambutan hangat memenuhi ruang interaksi yang tersedia. Inisiatif ide Live Planting digaungkan di tengah keresahan yang muncul akibat terbatasnya aktifitas luar ruangan dampak pandemi COVID-19 yang melanda seluruh negara termasuk Indonesia. Tujuan lainnya, mengedukasi serta meningkatkan rasa kepedulian masyarakat akan isu kerusakan lingkungan yang masih harus terus diperhatikan. Dirilis perdana pada aksi tanam pohon di Tambakrejo dalam kampanye alam #RawatSemarang: Redakan Abrasi Tambakrejo serta #BisaJagaLingkungan, hasil kolaborasi dengan platform crowdfunding Kitabisa.com, program Live Planting mendapatkan audiens 400 lebih penonton di platform Instagram.

Konsep Live Planting perdana yang digagas oleh LindungiHutan berupa on-air bersamaan dari dua lokasi. Tim lapangan yang menanam di lokasi penanaman, dan tim di kantor yang memandu jalannya Live Planting dengan menyuguhkan narasi dibalik hadirnya penanaman tersebut. Program Live Planting menghadirkan pengalaman menanam jarak jauh, sekaligus menyuguhkan gambaran aksi penanaman secara sederhana yang dapat mengedukasi masyarakat dari berbagai kalangan. Program ini juga dapat menjadi hiburan bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang masih melakukan aktivitasnya dari rumah.

Dengan hadirnya program Live Planting, LindungiHutan juga ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwasanya menanam pohon di tengah pandemi masih menjadi hal yang penting. Karena isu kerusakan lingkungan tidak dapat dikesampingkan meskipun isu sosial dan Kesehatan sedang gempar naik ke permukaan. “LindungiHutan akan tetap menanam pohon. Namun, sesuai dengan protokol kesehatan dan keselamatan yang dihimbaukan oleh Pemerintah lokasi setempat. Hand sanitizer tetap kami sediakan, pun dengan face shield, masker dan penerapan physical distancing. Kami membatasi jumlah peserta penanaman, sehingga selama COVID-19 ini masih ditetapkan sebagai wabah dunia, Sahabat Alam dapat bergabung dalam aksi penanaman LindungiHutan melalui program Live Planting yang diinisiasi perdana pada 10 Juni 2020.

Kedepannya, selain Tambakrejo akan ada berbagai lokasi Live Planting lainnya sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana keseruan aksi tanam pohon yang kerap kami lakukan serta kengerian fenomena kerusakan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar” Ujar Miftachur ‘Ben’ Robani, CEO dan Co-Founder LindungiHutan saat proses penggodokan ide bersama tim. Hadirnya program Live Planting diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dari berbagai kalangan bahwa merawat lingkungan dapat dimulai dari hal kecil dan sederhana. Selain itu, kolaborasi untuk terus menciptakan Indonesia yang lebih hijau akan selalu dibutuhkan. Karena Bumi tempat kita tinggal, harus dirawat kelestariannya oleh seluruh manusia yang hidup di dalamnya. Kolaborasi akan menciptakan tujuan yang lebih cepat tercapai dibandingkan dengan bergerak sendiri.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *