Ganjar Instruksikan Rapid Test Massal di 35 Kabupaten/Kota

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menginstruksikan agar dilakukan rapid test secara massal. Instruksi Ganjar tersebut terkait dengan tingginya pergerakan masyarakat di bulan Ramadan serta lebaran.

Untuk menunjang hal tersebut sampai saat ini Pemprov Jateng telah mendistribusikan 38.111 rapid test ke seluruh kabupaten/kota. Menurut Ganjar, rapid test itu bakal menyasar pusat-pusat keramaian yang kemungkinan jadi epicentrum baru, dan kemungkinan bisa jadi transmisi lokal.

“Beberapa bupati dan walikota sudah melakukan. Seperti di Kota Semarang kemarin, di pasar Kobong langsung menemukan 26, di dua masjid Semarang Barat menemukan tiga,” kata Ganjar, Selasa (26/5).

Selain pusat-pusat keramaian tersebut, Ganjar juga mengatakan jajarannya sampai saat ini terus melakukan penelusuran satu per satu orang dari daerah epicentrum. Umpama dari Jakarta, Bogor, Gowa dan Jawa Timur. Termasuk setelah outbreak terjadi di RS Kariadi, Salatiga, Purworejo dan di Kota Semarang.

“Kalau ini di rapid test lebih banyak lagi kita akan tahu sebenarnya persebarannya di masyarakat seperti apa representasinya,” tandasnya.

Sampai saat ini 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah telah menerima distribusi rapid test. Ganjar mengatakan, pendistribusian rapid test tersebut ditujukan ke dinas kesehatan kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan Covid-19.

“Minggu kemarin sudah kita distribusikan beberapa peralatan bahkan ada inisiatif dari daerah melakukan rapid test sendiri,” kata Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *