Percuma Mudik, Hanya Akan Dikarantina di Daerah Tujuan

SOLO (Asatu.id) – Pemerintah Kita Solo menyrut rencana akan melarang kalangan ASN  di wilayahnya untuk mudik ke daerah asalnya pada Hari Lebaran 2020 mendatang. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani menuturkan, surat larangan mudik bagi ASN Pemkot Solo akan dibuat menjelang Bulan Ramadhan 2020.

“Sesuai dengan kebijakan dari pusat, ASN dilarang mudik. Termasuk untuk waktu cuti, nanti diatur juga,” paparnya, Selasa (14/4).

Ahyani menambahkan, bagi ASN yang nekat mudik di tengah pandemi Corona ini, diyakini juga tidak akan dapat menikmati waktu mudiknya. Pasalnya, mereka berasal dari Solo yang dinyatakan sebagai daerah zona merah virus Corona.

“Mereka akan dikarantina selama 14 hari di daerah tujuan mudik, karena dari Solo yang notabene statusnya zona merah. Begitu pula saat kembali dari kampung halaman, mereka juga akan dikarantina oleh Pemkot Solo di Graha Wisata Niaga. Jadi waktunya habis untuk karantina saja,” papar Ahyani.

Diakui, pihaknya belum bisa mengatur soal larangan mudik bagi warga di luar ASN. Namun Pemkot Solo akan berusaha semaksimal mungkin untuk tetap mencegah masyarakat mudik saat Lebaran 2020.

“Kalau nanti sampai Mei akhir masih naik tren PDP dan ODP, ya tetap dilarang mudik. Kalau trennya turun, nanti dikaji lagi peraturannya,” tukas Ahyani.

Dari data yang tercatat di DKK Solo, per 13 April 2020 pukul 12.00 WIB, sebanyak lima warga Solo positif terpapar virus Corona. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya masih menjalani rawat inap dan satu lainnya sudah sembuh dan dua meninggal dunia.

Sedangkan angka PDP tercatat sebanyak 62 orang terdiri dari 17 orang masih dirawat inap, 33 orang sembuh dan 12 orang meninggal dunia. Sementara jumlah ODP sebanyak 367 orang. 124 orang di antaranya masih dalam pemantauan dan 243 orang selesai pemantauan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *