Pemkot Semarang Perlu Perhatikan Nasib Tukang Sampah

SEMARANG (Asatu.id) – Tanpa banyak orang yang menyadari, peranan tukang pengambil sampah di rumah-rumah warga sangat besar.

“Bayangkan saja,  seandainya empat hari saja  sampah di depan rumah kita tidak diambil tukang sampah, warga pasti akan marah. Di samping  suasana kampung menjadi tidak nyaman dan bau busuk bertebaran kemana-mana”, kata  Ketua LBH Petir (Penyambung Titipan Rakyat) Jateng, Zainal Abidin Petir, Senin (13/4).

Hal itu diungkapkan disela-sela kegiatannya membagi 300 paket sembako bagi warga miskin yang terdampak akibat mewabahnya Covid-19.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama-sama dengan Komunitas Peduli Kasih, komunitasnya kalangan pengusaha Kota Semarang ini, antara lain membagi sembako kepada 97 warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas (warga korban gusuran proyek Banjir Kanal Timur) dan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kota Semarang.

Selain itu, sembako juga diberikan kepada para tukang sampah rumah tangga, tukang becak, dan para juru parkir di wilayah Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara.

Lebih lanjut Zainal yang juga selaku pimpinan lembaga pendampingan rakyat miskin dan advokasi kebijakan publik ini, mengusulkan karena jasa para tukang sampah warga ini cukup besar, maka tidak berlebihan apabila Pemkot Semarang ikut serta memperhatikan nasib mereka.

“Misalnya, para tukang sampah itu bisa diangkat menjadi tenaga honorer pemkot dan gajinya dianggarkan melalui APBD Kota Semarang”, tutur Zainal yang juga menjabat sebagai Komisioner Komisi Informasi Jateng ini.

Selama ini sambungnya, para tukang sampah hanya menerima upah dari hasil iuran para warga yang jumlahnya sangat minim untuk menutup kebutuhan hidup keluarganya.

Sembako yang dibagikan kepada warga tersebut kata Zainal yang didampingi Sugiyat, Penasehat Peduli Kasih, antara lain berisi beras 5 kg, 5 mie instan dan minyak goreng. Diharapkan, bantuan itu bisa sedikit meringankan beban yang diderita warga akibat dampak Covid-19, yang menjadikan mereka tidak leluasa keluar rumah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *