Sejumlah Hotel Pilih Tutup Sementara, Gaji Karyawan Tetap Dibayarkan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SEMARANG (Asatu.id) –  Sejumlah hotel di Semarang memilih untuk sementara menutup kegiatan usahanya, dari pada berisiko terhadap penularan virus Corona atau Covid-19.

“Selain itu, dengan ditutupnya sementara kegiatan usaha ini, juga bisa menekan anggaran pengeluaran hotel. Walau begitu, gaji karyawan tetap kami bayarkan”, tutur PR Incgarge Hotel Santika Premiere Semarang, Anna Maria, Sabtu (4/4).

Dikatakan, kebijakan tidak  beroperasionalnya sementara Hotel,  merupakan kebijakan dari management pusat untuk satu bulan ke depan.

“Hotel sudah tutup sejak 1 April lalu, kemungkinan turup sementara ini selama satu bulan. Tapi kita juga masih menunggu kebijakan langsung dari pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan libur sementara ini, selain bisa menjaga keselamatan tamu dan karyawan, juga bisa menekan pengeluaran operasional hotel. Seperti, biaya listrik, air, pajak dan operasional lainnya.

Hal senada diungkapkan juga oleh Sales Executive Hotel Citra Dream Semarang, Vincentia Litha. Ia mengatakan,  hotel yang ada di Jalan Imam Bonjol Semarang itu, sudah tutup sementara sejak 30 Maret lalu.

“Kebijakan ini dilakukan atas instruksi kantor pusat yang ada di Jakarta. Dari kantor pusat, memberlakukan kebijakan work from home,” katanya.

Ia juga menjelaskan, tidak ada masalah terkait penggajian karyawan. Menurutnya, gaji tetap diberikan di bulan ini.

“Okupansi memang sudah sangat turun, meski ada beberapa tamu yang masih menginap , terpaksa kita pulangkan. Untuk gaji karyawan, tetap diberikan selama hotel diliburkan,” tuturnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *