Peduli Covid-19, DPD PSI Kota Semarang Serahkan Bantuan Sarung Tangan

SEMARANG (Asatu.id) – Kepedulian masyarat atas merebaknya wabah virus Corona atau  Covid-19 di wilayah Kora Semarang khususnya, dari hari ke hari terus meningkat.

Aneka bantuan dari berbagai penjuru, mulai berdatangan. Baik dari kalangan perusahaan BUMN/BUMD, perseorangan, dari anggota DPRD Kota Semarang, maupun dari kalangan parpol peserta Pemilu 2019.

Termasuk DPD PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Kota Semarang, tidak ketinggalan untuk ikut serta meringankan beban Pemkot Semarang dalam mengatasi wabah tersebut.

Ketua DPD PSI Kota Semarang, Melly Pangestu, Jumat (3/4) lalu menyerahkan bantuan berupa 1.000 pcs sarung tangan yang diperuntukkan bagi para tenaga medis di KRMT Wongsonegoro Semarang.

Bantuan diterima langsung oleh Direktur RSU KRMT Wongsonegoro, dr  Susi Herawati MKes.

Melly Pangestu yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Semarang saat menyerahkan bantuan mengungkapkan, hendaknya bantuan yang diserahkan tidak dinilai dari harganya. Namun kepedulian pihak PSI atas merebaknya wabah Covid-19 di Kota Semarang.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para tenaga medis yang selama ini telah berjuang merawat para pasien ODP maupun PDP. Sehingga para penderita saat ini banyak yang mulai sembuh”, tutur Melly yang didampingi Bendahara PSI Kota Semarang, Benediktus Narendra Keswara.

Benekdiktus Narendra Keswara yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Semarang menambahkan, hendaknya masyarakat yang berkelebihan rejeki bisa ikut serta membantu pemerintah maupun masyarakat yang terdampak atas merebaknya wabah Covid-19.

“Mungkin tidak bisa membantu untuk kelancaran tugas para pekerja medis, tapi bisa saja membantu para pekerja Ojek Online atau warga yang kehilangan pekerjaan karena dirumahkan oleh perusahaannya”, kata Bro Naren, panggilan akrab Benediktus Narendra.

Sementara dr Susi Herawati yang tampak akrab menerima kedatangan pengurus DPD PSI Kota Semarang, secara panjang lebar menjelaskan tentang kesibukannya dalam menangani pasien Covid-19.

“Saat ini, empat orang PDP yang dirawat di RSU Wongsonegoro telah sembuh total. Begitu pula dengan ODP, sudah banyak yang dinyatakan negatif dan diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing”, ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *