Satpol PP Beri Arahan Pengelola Karaoke di Eks Lokalisasi SK

SEMARANG (Asatu.id) –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang terus gencar melakukan sosialisasi di  tempat-tempat kerumunan massa. Tujuannya, untuk mencegah peredaran Covid-19.

Salah satunya di rumah karaoke eks lokalisasi Sunan Kuning (SK). Para pengelola dan paguyuban di kumpulkan di balai RW setempat untuk diberi pengarahan soal pencegahan penyebaran virus corona.

Meski dikumpulkan jadi satu tempat, tapi tata letak kursi disetting berjauhan untuk tetap melakukan physical distancing.

Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, pengumpulan para pengelola dan paguyuban rumah karaoke di eks lokalisasi Sunan Kuning untuk memberikan penegasan kenapa harus tutup sementara.

“Kita memberikan pengertian kepada para pengelola untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan menutup sementara tempat usahanya,” ujar Fajar usai pengarahan, Rabu (1/4).

Fajar menjelaskan kepada para pengelola, tempat-tempat yang berpotensi mengundang orang banyak sangat riskan terjadinya penyebaran Covid-19. Karenanys, diminta untuk tutup sementara.

“Tempat-tempat yang berpotensi mengundang orang banyak, rentan sekali dengan penyebaran virus Corona. Makanya kita tegaskan pengelola untuk menutup sementara karaokenya,” tambahnya.

Yang ditutup sementara katanya, tidak saja rumah karaoke. Tapi juga arena playstation, warnet dan tempat yang dijadikan orang berkerumun.

Menurut Fajar, sosialisasi dan razia tempat-tempat berkerumun akan terus digelar, sampai pandemi Covid-19 benar-benar hilang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *