Lawan Corona, Warga Bareng Denpom IV/ 5 Lakukan Penyemprotan Disinfektan

SEMARANG (Asatu.id) – Penyebaran virus korona baru (covid-19) yang kian signifikan dan terus memakan korban, terutama di wilayah Kota Semarang, membuat sejumlah permukiman di Kota Semarang berinisiatif melakukan aksi penyemprotan desinfektan secara mandiri.

Warga bareng Developer Perumahan Bukit Graha Bhakti Asri daerah Mangunharjo Temabalang serta dibantu oleh Detasemen Polisi Militer IV/5 Semarang Pomdam IV/Diponegoro melakukan penyemprotan disinfektan guna melawan Corona.

Menurut Eko, Ketua RT Perumahan Bukit Graha Bhakti Asri, penyebaran wabah Corona yang kian signifikan membuat warga gelisah.

“Karena itu kita bergerak bersama untuk melakukan penyemprotan yang di bantu oleh pihak TNI,” kata Eko, Selasa (31/3).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan mereka lakukan secara mandiri. Fokus penyemprotan desinfektan dilakukan ke rumah-rumah warga.

“Hari ini kita fokus menyemprot area jalan, pagar rumah dan juga kawasan sekitar dengan mobil. Tujuan kami ialah memberikan rasa nyaman untuk warga sehingga psikologinya terjaga,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Detasemen Polisi Militer IV/5 Semarang Pomdam IV/Diponegoro Mayor CPM F Okto Femula menerangkan, bahwa strategi ini memang kita ambil supaya masyarakat juga memiliki peran dalam melawan corona.

“Sebagai Forkompimda dalam menangani kasus virus corona ini tidak bisa sendirian, diperlukan peran aktif dari masyarakat. Diantaranya berdiam diri dirumah serta menjaga kebersihan lingkungan,” terangnya.

Okto sapaan akrabnya, untuk pemyemprotan ini akan terus dilakukan agar mempersempit penyebarannya.

“Saya berharap biar kami aja yang bertugas dilapangan, masyarakat kami himbau berdiam diri dirumah sampai pemerintah mengumumkan kondisi sudah kembali normal,” tegas Okto.

Sunatha Liman Said Komisaris PT Alimdo Ampuh Abadi, mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan pihak Detasemen Polisi Militer IV/5 Semarang Pomdam IV/Diponegoro yang telah memberikan support pada kegiatan ini.

“karena sinergi adalah sebuah keharusan dalam melakukan aksi sosial, agar wabah virus corona ini cepat tertangani di wilayah Kota Semarang,” tukas Sunatha.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *