Bupati Blora: Anggota Dewan Yang Enggan Jalani Tes Kesehatan, Hanyalah Salah Paham

SEMARANG (Asatu.id) – Adanya sejumlah anggota DPRD Kabupaten Blora yang menolak menjalani tes kesehatan usai melakukan kunjungan Kerja (kunker), ditanggapi secara serius oleh Bupati Blora,  Djoko Nugroho.

Bupati menilai, kejadian tersebut bisa dikatakan hanyalah sebuah kesalahpahaman. Bupati juga meminta peristiwa tersebut tidak diperpanjang.

“Tolong jangan tanya masalah itu lagi. Itu sensitif. Apapun yang saya katakan pasti banyak salahnya. Pemerintah sudah bekerja semaksimal mungkin. Itu bisa dikatakan hanyalah salah paham,” kata Bupati, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Selasa (24/3).

Bupati mengaku enggan berkomentar lebih banyak perihal kejadian tersebut.

“Kayak itu gak usahlah. Itu rumah tangga orang. Kita sudah berusaha bekerja dengan baik. Memberi pelayanan yang baik,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Blora marah saat petugas dari Dinas Kesehatan hendak melakukan pemeriksaan kesehatan di Terminal Padangan Kabupaten Bojonegoro Jawa timur pada Kamis (19/3) lalu.

Mereka berdalih, pemeriksaan tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Padahal pemeriksaan ini sejatinya untuk mencegah penyebaran virus Corona dari para pendatang dari luar kota.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *