Warga Jateng yang Ikut Ijtima’ Ulama di Gowa akan Didata

SEMARANG (Asatu.id) – Sejumlah masyarakat Jateng dikabarkan berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan untuk menghadiri acara Ijtima’ Ulama Dunia Zona Asia. Meski acara akhirnya dibatalkan, namun masyarakat dari berbagai daerah termasuk Jawa Tengah telah berada di lokasi itu.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo telah mendapat informasi bahwa ada beberapa warga Jateng yang telah berangkat ke Gowa. Untuk itu, ia memerintahkan jajarannya melakukan pendataan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi penyebaran virus corona.

“Meski kabarnya ditunda, tapi tetap ada banyak yang berangkat. Beredar videonya, ada yang dari Jawa Tengah juga di video itu, maka saya telah perintahkan Biro Kesra kami untuk mengecek dan mendata semuanya dan dilakukan pemeriksaan,” kata Ganjar.

Ganjar meminta kepada semua masyarakat untuk taat kepada regulasi dan protokol keamanan yang telah dikeluarkan pemerintah. Apabila pemerintah telah melarang dilakukannya kegiatan yang menimbulkan kerumunan, maka harus ditaati.

“Kami tidak akan mempersulit, tapi ini pandemic yang harus kita hadapi bersama. Ini memang menyedihkan, tapi harus dihadapi bersama-sama. Sebab kalau tidak, ini semakin mengerikan,” tegasnya.

Masyarakat diminta untuk tidak bepergian terlebih dahulu apabila tidak mendesak. Kegiatan yang menimbulkan kerumunan, diminta untuk ditunda.

“Kalaupun terpaksa harus hadir, tolong kami dilapori agar tahu dan dapat dilakukan pemeriksaan. Kami harap masyarakat membantu dengan menjalankan semua regulasi dan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah,” tutupnya.

Sekadar diketahui, Ijtima’ Ulama Dunia Zona Asia rencananya akan digelar di Gowa, Sulawesi Selatan. Berbagai ulama dunia dan dari seluruh Indoenesia dijadwalkan akan bertemu dalam acara itu.

Namun karena adanya virus corona, kegiatan tersebut akhirnya dibatalkan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *