Antisipasi Penyebaran Covid-19, Jateng Butuh Banyak VTM


SEMARANG (Asatu.id) – Jateng butuh banyak Virus Media Transfer (VTM) terkait upaya mengantisipasi merebaknya virus corona. Karena itu, Pemprov juga terus mencari siapa yang bisa memproduksi banyak VTM.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, usai Rapat Evaluasi Perkembangan Corona di Ruang Lapor Gubernur Jateng, Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Rabu (18/3). Bahkan, menurut Ganjar, bila nanti keputusan otoritasnya di kementerian, pihaknya akan bicara langsung dengan kementerian.

“Intinya, hari ini masker, APD yang baju, VTM harus diproduksi banyak. Negara harus memproduksi banyak. Tekan seminim mungkin harga sehingga bisa dilakukan efisiensi,” ungkapnya.

Pemerintah daerah juga sudah siap dengan perubahan anggaran atau mendahului anggaran kaitannya penanganan dari antisipasi mewabahnya Corona. Hal itu juga telah diperintahkan Mendagri.

Tak hanya itu, pihaknya melakukan langkah preventif, dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan cerdas dan pintar, yang memahami Covid-19 untuk sosialisasi. Termasuk, sosialisasi di seluruh pasar, minimal agar pedagang dan pengunjung membiasakan mencuci tangan di pasar.

Sosialisasi pencegahan Covid-19 juga diharapkan tersampaikan ke tingkat RT, RW, dan tokoh desa, sehingga bisa melakukan isolasi kecil di desa. Termasuk, melakukan gerakan bersih desa, agar tak hanya menangani Covid-19, tapi juga demam berdarah dengue (DBD).

Langkah promotif itu penting, karena virus Corona belum ada obatnya. Maka kekuatan yang dibutuhkan adalah daya tahan tubuh. Hal itu harus didorong ke masyarakat, termasuk melakukan isolasi diri, olahraga, makanan bergizi, minum vitamin.

“Vitamin ini mungkin makan pisang, manggis, godhong kelor, enak itu di desa, disop enak, temulawak, jahe, serai, kunir. Ini antioksidan yang mesti dikonsumsi dan di desa banyak, termasuk jambu,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *