Sego Iriban Desa Wisata Lerep Bikin Ganjar Penasaran Ingin Menikmati

UNGARAN (Asatu.id) – Pernah dengar menu makanan Sego Iriban? Menu ini hanya ada di Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang. Sego Iriban menjadi sajian dalam sebuah tradisi unik yang digelar setiap bulan Rajab menjelang puasa.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun menjadi salah satu orang yang penasaran dengan Sego Iriban dan tertarik untuk mencobanya.

Usai mengecek kesiapan RSUD Tugurejo dalam kesiapan penanganan virus corona, Kamis (12/3), Ganjar langsung mengunjungi Festival Sego Iriban di Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang.

Sesampainya di sana, Ganjar disuguhkan dengan pemandangan pedesaan yang asri. Warung-warung yang menjajakan Sego Iriban dan menu tradisional lain, berjajar rapi dengan bangunan dari bambu dan beratap daun kelapa.

Di tengah warung-warung itu, terdapat sendang cukup besar yang dimanfaatkan untuk wisata air.

“Saya tertarik karena katanya ada makanan unik. Ternyata ini, namanya Sego Iriban. Ini makanan unik, karena sayurannya tidak direbus, melainkan dibakar pakai bambu,” kata Ganjar.

Usai mencicipi Sego Iriban, Ganjar mengacungkan jempolnya. Tak hanya itu, ia juga menjajal menu lain seperti oblok-oblok, sambel pete dan lainnya.

“Ini menarik dan tentu laku dijual untuk menarik wisatawan. Kuliner khas yang melegenda semacam ini, banyak dicari wisatawan,” ucapnya.

Ia berharap masyarakat terus aktif dalam mengeluarkan inovasi. Potensi desa yang selama ini belum mendapat perhatian, harus digali agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Gunakan dana desa yang ada untuk mengembangkan potensi-potensi ini. Kami dari pemerintah tentu akan memberikan dorongan. Bahkan, kami sudah membuat peraturan daerah mengenai desa wisata dan siap memberikan hadiah Rp1 miliar kepada desa wisata yang terbaik,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *