KAGAMA Yakin Pemerintah Serius dan Mampu Tanggulangi Wabah Corona

JAKARTA (Asatu.id) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu, bahu membahu dalam menghadapi situasi seperti saat ini. KAGAMA juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, dan tidak mudah terpancing provokasi untuk melakukan tindakan yang justru merugikan kepentingan bersama.

Ajakan dan imbauan itu disampaikan Ketua Umum KAGAMA, Ganjar Pranowo, usai bersama pengurus beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/3).

“Saya yakin pemerintah serius, siap dan mampu menanggulangi wabah virus Corona. Syaratnya,  kita secara bersama-sama juga harus membantu pemerintah,” tegas Ganjar.

Pihaknya juga menyiapkan program jangka menengah. KAGAMA akan segera menyusun usulan policy brief dalam mitigasi dampak ekonomi dari wabah Corona.

Tidak hanya bidang kesehatan, Ganjar akan mengajak segenap  elemen KAGAMA sampai pengda dan pengcab, untuk secara bersama-sama berkontribusi bahu membahu membantu pemerintah menangani dampak  wabah Corona.

“Untuk policy brief,  targetnya satu minggu ini sudah ada draft. Akan kita sempurnakan dalam bentuk FGD yang melibatkan UGM maupun forum KAGAMA yang lebih besar,” jelas Gubernur Jawa Tengah ini.

Selain menyampaikan komitmennya untuk membantu pemerintah atas merebaknya wabah Corona, dalam kesempatan audiensi dengan Presiden tersebut, Ganjar juga menyampaikan 13 rekomendasi strategis hasil Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA di Bali,  tanggal 15-16 November 2019 lalu.

Selanjutnya Ganjar menyampaikan soal kepengurusan PP KAGAMA yang telah terbentuk sebanyak 261 orang. Rinciannya, 191 orang sebagai Pengurus Pusat KAGAMA, 61 orang sebagai Dewan Dewan Pakar, dan sembilan orang sebagai Dewan Pertimbangan KAGAMA. Beberapa yang masuk di kepengurusan merupakan pejabat level menteri, profesional, hingga pekerja sosial.

Selain menyerahkan 13 Rekomendasi strategis kepada Presiden, dalam kesempatan audiensi tersebut, Ganjar juga menyerahkan Buku “Dari Bulaksumur untuk Indonesia” kepada Presiden Joko Widodo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *