Pekerjaan Yang Paling Enak Sedunia Adalah Anggota DPR RI

SEMARANG (Asatu.id) – Menteri PendayagunaanAparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahyo Kumolo SH mengungkapkan, anggota DPR RI adalah pekerjaan yang paling enak sedunia. Pekerjaannya, bisa memarahi siapa saja dan gajinyaratusan juta rupiah.

Kalau ingin jadi pegawai yang paling enak se dunia, tidak saja se Indonesia, tapi dunia. Jadilah anggotaDPR RI. Saya saja, awal kali jagi anggota DPR RI tahun 1987, waktu itu gajinya hanya sekitar Rp 900 ribu. Tapi di tahun 2014, sebelum diangkat jadimenteri, gaji anggota dewan yang saya terima Rp 290 juta,” tandas Tjahyo Kumolo.

Hal itu diungkapkan saat memberi sambutan padaacara Peluncuran Buku 100 Tokoh Inspirasi JawaTengah’ yang ditulis oleh wartawan senior yang jugamantan anggota DPR RI dan mantan anggota DPD RI Perwakilan Jateng Dr H Bambang Sadono SH MH diHotel Semesta Semarang, Minggu (1/3).

Dalam acara yang diselenggarakan Tabloid JawaTengah bersama dengan Penerbit Citra Almamater, Tjahyo Kumolo lebih lanjut mengungkapkan, dirinyamenjadi anggota DPR RI selama enam periode, mulaitahun 1997 hingga 2014. Namun uang pensiun yang diterima, sama dengan anggota DPR RI yang hanyamenjabat selama satu periode, yakni sebesar Rp 4,6juta. Dan setelah jadi menteri, gajinya hanya kisaranRp 20 juta.

Itulah sebabnya saya berani mengatakan, bahwapekerjaan yang paling enak adalah anggota DPR RI.Apalagi kalau tidak datang saat ada sidang, juga tidakdipermasalahkan,” tandasnya.

Dalam acara yang dihadiri Sekjen MPR RI, WagubJateng, beberapa anggota DPR RI, Bupati Demak, Bupati Pati, dan para tokoh masyarakat lainnya, Menteri PANRB mengakui bahwa Bambang Sadonoadalah orang yang kreatif.

Dia mengaku sangat mengenal pribadi BambangSadono sejak dirinya masih remaja. Waktu itu, dirinyasering bersama-sama, bisa dikatakan selama 24 jam selalu bersama Bambang Sadono. Bahkan dirinya jugaikut terjun menangani Majalah Citra Almamater yang dikelola Bambang Sadono.

Selanjutnya, kami berdua terjun ke dunia politik. Dansaling membantu. Bahkan, kami sempat mengatakan, kira-kira siapa di antara kita yang kelak bakal menjadiGubernur Jateng. Sayang, saat pak Bambangmencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng, saya tidakbisa membantunya. Karena garis partai kami berbeda,” tandasnya.

Sementara Dr H Bambang Sadono SH MH, sang penulis buku tersebut mengatakan, bahwa buku yang diterbitkan ini bukan merupakan kali pertama. Sebelumnya, beberapa buku tentang tokoh-tokoh diJateng , juga sudah diterbitkannya.

“Dan bukan tidak mungkin, tokoh yang kami tulisadalah calon presiden atau menteri. Buktinya, pak JokoWidodo sebelum jadi Presiden RI, juga sudah ditulisdalam buku 100 tokoh yang kami terbitkan. Begitupula dengan pak Tjahyo Kumolo,” tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, rencananya pihaknya juga akansegera meluncurkan buku tentang pertumbuhanekonomi 7 persen di Jateng. Di samping juga akanditerbitkanBuku 100 Tokoh Inspirasi Jawa Barat.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *