Hendi Bersama Ansor Siap Perangi Radikalisme


SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, tidak akan mentolerir keberadaan radikalisme.

Dirinya bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang komitmen untuk memerangi radikalisme.

Di hadapan sekitar 1.000 anggota Banser Ansor Nahdlatul Ulama (NU), Hendi menyampaikan masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini, salah satunya soal radikalisme yang juga ingin mengubah ideologi negara.

“Kita tahu persis persoalan hari ini bukan lagi melawan penjajah. Seperti yang pernah disampaikan oleh Bung Karno, bahwa perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Salah satunya ada yang ingin merusak ideologi negara kita dengan paham radikalisme,” ujar Hendi sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, kemarin.

Saat menghadiri apel kebangsaan Banser Ansor NU di Lapangan Cepoko, Gunungpati itu, Hendi berharap akan ada peran aktif dari Banser Ansor NU dalam menjadi benteng utama memerangi radikalisme.

“Maka Ansor sebagai bagian dari NKRI harus bisa menjadi benteng utama dan terdepan dalam memerangi radikalisme. Apakah sap?” tanya Hendi.

Terkait hal tersebut, Hendi yang merupakan anggota NU itu pun menyatakan, siap bersama dengan Ansor memerangi radikalisme di Kota Semarang.

“Saya bersepakat dengan Ansor, Kalau hari ini ada yang mencoba merongrong NKRI, merobek ideologi Pancasila, yang berarti bangsa Indonesia mundur 74 tahun ke belakang. Saya pastikan hari ini, saya bersama Ansor melawan radikalisme yang ada di Kota Semarang,” tegas Hendi.

Hendi juga mengingatkan kepada pemuda Ansor tentang masa keemasan Negara Republik Indonesia yaitu di tahun 2045, tepat 100 tahun usia Indonesia.

“Tahun 2045 menjadi masa keemasan negara Indonesia, pengamat ekonomi dunia juga menyatakan ada dua negara di tahun 2045 yang akan mampu tumbuh menjadi salah satu dari the best five economic in the world, yang artinya lima negara dengan ekonomi terbaik di dunia, dan Indonesia adalah salah satunya,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *