Tes CPNS Pemprov Jateng, 36 Kuota Tak Terisi


SEMARANG (Asatu.id) – Kepala BKD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Wisnu Zaroh mengatakan, tahun ini kuota CPNS di lingkungan kerja pemprov mencapai 1.409. Namun, dari jumlah tersebut 36 di antaranya kuotanya tak terisi, sehingga hanya ada 1.373 posisi yang diperebutkan oleh sekitar 49.223 pelamar.

Untuk melayani peserta, Pemprov Jateng menyelenggarakan kegiatan tes CPNS di Asrama Haji Donohudan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak Kamis (20/2) hingga 4 Maret 2020. Setiap hari ada empat hingga lima sesi tes, dengan jumlah peserta setiap sesi mencapai 750 orang.

Wisnu menyebut, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan ujian tersebut. Untuk menyukseskan gelaran akbar ini, infrastruktur internet didukung dari Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng. Ketersediaan pasokan listrik juga dipastikan siap serta prasarana pendukung lain.

“Pelaksanaan hingga hari ketiga ini alhamdulillah baik tidak ada permasalahan. Hanya beberapa peserta hanya membawa dokumen salinan Surat keterangan (Suket) KTP, setelah berkoordinasi dengan BKN kami menghadirkan petugas Dispermadesdukcapil untuk melakukan otentifikasi,” ujar dia.

Selain itu, Wisnu menyoroti sejumlah peserta CPNS yang urung mengikuti ujian. Wisnu menyebut, ada sekitar 250 orang yang tidak jadi berujian.

Terakhir, ia mengimbau agar warga tidak gampang percaya dengan oknum yang menawarkan bisa meloloskan peserta CPNS. Hal itu lantaran, mekanisme Computer Assisted Test (CAT) dilakukan secara transparan dan terpantau secara ketat.

Selain itu, Wisnu mengimbau agar peserta memantau media sosial resmi badan kepegawaian, guna memperbaharui informasi.

“Jangan percaya oknum. Wong putra dari (pejabat) yang terlibat dalam persiapan tes ini saja tidak bisa lolos. Putri Pak Jokowi kan juga tidak bisa lolos, karena tes ini dipantau dari pusat dan transparan,” pungkas Wisnu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *