Persoalan Toleransi, Ganjar Ajak Gerakan Mahasiswa Kristen Ikut Mengawal

SALATIGA (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) bersatu dalam mengawal berbagai persoalan bangsa, di antaranya tentang toleransi berbangsa dan beragama.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara Dies Natalis GMKI ke-70 di UKSW Salatiga, Minggu (9/2).

“Hari-hari ini kita dihadapkan dengan berbagai persoalan bangsa. Mulai virus corona, isu pemulangan eks ISIS hingga tingginya harga bawang putih. Namun di lain sisi, persoalan toleransi juga masih terjadi. Ini harus menjadi perhatian bersama, GMKI harus ikut andil dalam menjaga toleransi,” kata Ganjar di hadapan pengurus GMKI dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain toleransi, persoalan mendasar lain yang kini mulai luntur adalah rasa kemanusiaan. Banyak orang masih memandang perbedaan suku, agama, ras atau golongan dalam setiap tindakannya, bahkan ada yang dengan tega menyakiti sesamanya.

“Padahal, apapun agama di dunia ini semua melarang untuk saling menyakiti, merusak atau melakukan tindakan-tindakan yang merugikan. Saya berharap, GMKI mampu hadir untuk menebarkan kedamaian, toleransi dan kemanusiaan,” pinta Ganjar.

Ketua Umum GMKI Korneles Galanjinjinay sepakat dengan pernyataan Ganjar. Menurutnya, sejak lahir hingga saat ini berusia 70 tahun, GMKI selalu konsisten untuk mengawal berbagai persoalan kehidupan bangsa.

“Termasuk persoalan toleransi, itu memang selalu menjadi hal yang terus kami gaungkan,” kata Corneles.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *