PMI di Jateng Responsif dan Aktif Layani Masyarakat

SEMARANG (Asatu.id) – Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) selenggarakan Musyawarah Kerja (Muker)sebagai evaluasi 2019 dan rencana kegiatan PMI tahun 2020, yang diikuti Ketua dan Sekretaris PMI dari 35 Kabupaten/Kota Se-Jateng.

Ketua PMI Jateng Imam Triyanto mengatakan selama ini PMI telah merespon dengan baik dan aktif dalam melayani masyarakat saat terdampak bencana di Jateng maupun di luar Jateng.

“PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah memiliki solidaritas yang sangat tinggi, apabila satu merasa sakit yang lain juga merasakan, sehingga beberapa waktu lalu ada bencana banjir, dapat saling membantu dalam bentuk material maupun personil, termasuk banjir di Jabodetabek,” ujar Imam saat membuka Muker di Bandungan – Kabupaten Semarang. (22/1).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Jateng Sarwa Pramana mengungkapkan kiprah PMI di Jawa Tengah dalam penanggulangan bencana, selalu mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, telah memberikan apresiasi positif untuk PMI Se-Jateng dalam merespon cepat beberapa bencana. Sehingga, kepercayaan ini harus selalu dijaga dan ditingkatkan kualitasnya di semua bidang pelayanan PMI,” ungkap Sarwa.

Pelibatan aktif anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang merupakan masyarakat yang telah dilatih tentang kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana oleh PMI di beberapa desa/kelurahan.

“Libatkan tim Sibat secara aktif dalam kesiapsiagan seperti piket posko maupun giat tanggap darurat bencana. Agar setiap kejadian bencana, PMI dapat hadir membantu warga yang terdampak,” pesan Sarwa Pramana yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahateraan Rakyat Setda Jawa Tengah.

Ketua Bidang Organisasi PMI Jateng Edy Susanto mengatakan bahwa Muker kali ini juga memberikan apresiasi kepada beberapa PMI kabupaten-kota yang mengalami kenaikan perolehan bulan dana dari tahun sebelumnya.

“Ada 14 PMI yang perolehan bulan dananya naik lebih dari 20% yaitu Kudus, Kendal, Karanganyar, Demak, Sukoharjo, Sragen, Pati Banyumas, Temanggung, Kota Magelang, Wonogiri, Banjarnegara, Blora dan Brebes,” kata Edy saat menyerahkan satu unit laptop untuk tiap PMI tersebut sebagai wujud penghargaan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *