Ada 8 Koordinator Posko Terpadu Pengamanan Nataru

SEMARANG (Asatu.id) –  Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satriyo Hidayat menuturkan, setidaknya ada delapan koordinator dalam posko terpadu dalam rangka pengamanan Natal dan Tahu Baru.

Delapan koordinator tersebut adalah koordinator bidang lalu lintas, transportasi, infrastruktur, kesehatan, kamtibmas, energi, penanggulangan bencana dan kepokmas. Mereka dibantu RAPI, Orari, dan Pramuka.

“Sebagai koordinator lalu lintas ada perwira penghubung polisi. Fungsinya ketika melihat kemacetan dari map, perwira penghubung mengomunikasikan di lapangan untuk memastikan berapa lama waktu untuk mengurai dan langsung disampaikan ke masyarakat,” jelas Satriyo saat Pembukaan Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru 2020, di Wisma Perdamaian, Minggu (22/12),

Koordinator bidang transportasi, lanjutnya, bertanggung jawab memonitor pergerakan penumpang, baik di terminal, bandara dan pelabuhan. Untuk bidang infrastruktur, biasanya intens berkomunikasi dengan BPBD, terlebih pada musim hujan.

“Mereka melihat posisi alat-alat berat dan jalan-jalannya. Misalnya, apakah jalan terkena longsor atau tidak. Kalau kena longsoran, akan dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait. Nanti akan bergerak bersama,” imbuh Satriyo.

Apabila longsor dibutuhkan penanganan lebih dari 24 jam, maka petugas wajib membuat berita jalan yang menginformasikan kepada masyarakat bahwa jalan tidak bisa dilintasi dan memberikan petunjuk jalur alternatif. Informasi itu untuk menghindari masyarakat terjebak di jalur longsor.

Adapun koordinator kamtibmas bertugas antara lain memantau pasar tumpah dan keamanan gereja. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, petugas posko dapat langsung menginformasikan ke petugas posko.

Koordinator kesehatan, sambung dia, bekerja memantau puskesmas, rumah sakit dan posko-posko kesehatan. Sementara koordinator bidang energi bertugas memantau objek vital seperti PLN dan ketersediaan BBM.

“Prinsipnya semua desk ditaruh di sini, dan pengambil keputusan di sini semua agar respon atas kendala yang dihadapi masyarakat bisa lebih cepat, ” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *