MLTR Bakal Hadir Di Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Band Pop Rock asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) akan menggelar konser di Semarang.

Rencananya, grup musik dengan personil Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kare Wanscher ini akan menghibur fansnya pada 22 November 2019 di Marina Convention Center (MCC) Semarang.

CEO Nada Live, Gandhi Ben selaku promotor konser MLTR Live in Semarang 2019, mengaku bangga dan  dapat menjadi bagian dari sejarah salah satu grup band legendaris.

“Sebagai grup band ‘legend’ yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Semarang, Gelaran konser MLTR beberapa pekan ke depan akan menjadi fenomena ‘seru’ yang siap menghebohkan Kota Semarang,” ujar Gandhi Ben, Senin (4/11).

CEO Maxima Production, Marsheilla Setiabudhi,  menambahkan, bahwa kehadiran MLTR di Semarang akan dapat menjadi ‘obat’ pelepas kerinduan para fans MLTR dan pecinta musik internasional di Semarang.

Pihaknya menyediakan sebanyak 1700 tiket masuk konser. Saat ini tiket konser yang sudah terjual mencapai 70 persen atau 1.100 tiket.

“Untuk tiket kategori festival (presale) dan VIP (presale) telah habis terjual. Dan tersisa tiket festival (normal) Rp 650.000, VIP (normal) Rp 1.450.000, serta VVIP Rp 1.950.000,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mendukung penuh kegiatan konser MLTR di Kota Semarang ini.

Menurutnya, event tersebut tentu akan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi di Kota Semarang, khususnya pariwisata Kota Semarang.

“Kita harapkan, konser-konser kelas Internasional ini bisa rutin digelar di Semarang, karena nantinya Semarang akan kedatangan pengunjung yang juga akan memenuhi nginep hotel dan berbelanja di pusat kuliner Semarang,” katanya.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota pun meminta penyelenggara untuk mengurus semua perizinan dalam mensukseskan gelaran konser nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari berharap, para fans MLTR yang akan menyaksikan band kesayangannya bisa mendapatkan 3R.

“Rawuh (Bisa datang dengan senang ke Semarang), Remen (Suka dengan Kota Semarang), dan Rindu (Bisa kangen dengan Semarang sehingga bisa datang kembali ke sini,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *