Wagub Jateng : Tidak Baik Terima Bantuan Terus

WONOSOBO (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, bantuan dari pemerintah seperti program keluarga harapan (PKH), memang harus diberikan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Namun, tidak boleh selamanya.

“Kalau dilakukan seterusnya juga tidak baik karena mereka akan senang di bawah. Kalau dalam Islam ada hadist tangan di atas lebih baik daripada di bawah. Kalau kita beri bantuan terus mereka akan senang di bawah,” kata Wagub pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Pendapa Kabupaten Wonosobo, Jumat (1/11).

Menurut Gus Yasin, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Mulai dari pembangunan rumah tidak layak huni, jambanisasi, pemasangan listrik gratis, hingga berbagai pelatihan dan pemberdayaan.

Upaya tersebut, menurut Wagub, juga sudah dilakukan dengan program satu SKPD satu desa dampingan.

“Di Kabupaten Wonosobo ada empat desa yang didampingi. Kalau kita cakke (merencanakan), saya yakin tidak hanya sedikit yang keluar dari program PKH karena dari Pemprov melalui satu SKPD satu desa dampingan, kami komitmen tidak hanya membangun fisik tapi juga pemberdayaan,” jelas Gus Yasin.

Pemberdayaan itu, menurutnya penting. Sebab, akan membantu keluarga miskin mendapat income tambahan bagi keluarga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *