Urusan Investasi, Jateng Siap Bersaing dengan Vietnam

SALATIGA (Asatu.id) – Jawa Tengah siap bersaing dengan Vietnam dalam urusan peningkatan investasi. Meski tak dapat bersaing dalam urusan penyediaan lahan, namun Jawa Tengah siap bersaing di beberapa sektor lain.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menjadi keynote speech Seminar Regional dengan tema Kebijakan dan Perkembangan Investasi di Jawa Tengah di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jumat (25/10).

“Beberapa waktu lalu pak presiden marah, karena banyak perusahaan besar China yang masuk ke Vietnam. Beliau marah karena mempertanyakan, kenapa tidak ada yang investasi ke Indonesia,” kata Ganjar.

Ternyata, lanjut Ganjar, hal yang menarik minat perusahaan besar investasi di Vietnam karena mendapatkan lahan secara gratis. Hal itu yang tidak bisa diberikan pemerintah Indonesia kepada calon investor.

“Kemudian saya didatangi sejumlah duta besar dari negara-negara tetangga dan dari duta besar kita yang ada di negara-negara tetangga. Mereka mengatakan, yang bisa bersaing dengan Vietnam hanya Jawa Tengah,” terangnya.

Menurut Ganjar, para duta besar dan pakar ekonomi itu menyampaikan bahwa Jawa Tengah sangat nyaman untuk investasi. Selain iklim yang kondusif, banyak potensi yang ada di Jawa Tengah dan tidak dimiliki daerah lain.

“Keunggulan Jateng karena masyarakatnya asyik, loyal dan memiliki skill yang mumpuni,” terangnya.

Hal itu tidak terlepas dari upaya peningkatan sumber daya manusia di Jawa Tengah yang memang terus digenjot. Saat ini, Jateng memiliki 247 universitas, 1,189 SMK dan sejumlah balai latihan kerja.

“Lulusan dari perguruan tinggi, SMK dan balai latihan kerja kita sudah siap untuk mengisi ruang-ruang industri itu. Melihat beberapa potensi ini, saya optimis bisa bersaing dengan Vietnam,” tegasnya.

Ganjar menerangkan, saat ini Jawa Tengah memang sedang berupaya mendatangkan investor-investor besar. Selain untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi, adanya investasi dengan skala besar juga diyakini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *