Hari Statistik Nasional, Ini Maknanya Menurut Wagub

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah melalui Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi para insan statistik dalam mengolah data untuk pembayaran Negara. Data statistik yang dihasilkan Badan Pusat Statistik (BPS) sangat membantu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melakukan perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Bahkan, lanjut Wagub, beberapa keputusan penting diambil berdasarkan data BPS. Itu semua tak lepas dari independensi BPS dalam menghasilkan data.

Hal itu disampaikan Gus Yasin dalam sambutannya pada Upacara Peringatan Hari Statistik Nasional, di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (26/9).

Hadir pada upacara itu Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono dan Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Provinsi Jawa Tengah, Agus Sudibyo.

Pria yang disapa Gus Yasin itu meminta BPS Provinsi Jawa Tengah untuk terus meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Terutama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Forum Data dan Bappeda melalui Forum Satu Data.

Ditambahkan, Hari Statistik Nasional bukan hanya milik BPS, tapi milik seluruh insan statistik. Peringatan HSN ini setidaknya mempunyai tiga makna. Pertama agar semua insan statistik memahami, merayakan dan melakukan pembangunan statistik secara bersama-sama.

Kedua, mendorong penyedia data statistik untuk melakukan kegiatan statistik sesuai kaidah, untuk meningkatkan kualitas produk statistik.

Dan ketiga, kata Wagub, mendorong seluruh lapisan masyarakat agar menggunakan data secara bijak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *