Syahdunya Lantunan Sholawat dari Komunitas Sandal

MAGELANG (Asatu.id) – Lantunan syair sholawat bergema dari para santri dan jamaah yang hadir dalam acara pengajian berlabel “Oriska Bersholawat” di Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (31/8) malam.

Rangkaian syair sholawat itu mengalun syahdu dengan iringan alat musik rebana modern, yakni kombinasi antara rebana, gamelan, drum, gitar dan angklung ala Komunitas Sandal (Santri Dalan).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-5 Organisasi Remaja Islam Kalangan (Oriska), HUT ke-74 Kemerdekaan RI dan Menyambut Tahun Baru 1441 Hijriyah.

Selain dihadiri para jamaah dari kalangan anggota Oriska dan masyarakat umum, pengajian ini juga diramaikan dengan kehadiran para santri Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo.

Hadir juga Ketua Umum Komunitas Santri Dalan (Sandal) Habibul Achmad, pengurus Sandal Temanggung, Kendal dan Kota Semarang serta Kepala Desa Ngadiharjo dan jajarannya.

Selain lantunan sholawat, safari pengajian juga diisi tausyiah dari Gus Huda, pendiri komunitas Sandal Shoutul Mahbub dan Majelis Jabul Rizqi. Dalam ceramahnya, Gus Huda mengajak masyarakat untuk selalu bersholawat, mencintai budaya serta menjaga persatuan dan kesatuan wilayah NKRI.

Menyinggung soal Komunitas Sandal (Santri Dalan), Gus Huda menjelaskan bahwa komunitas itu dibentuk untuk mengakomodasi seluruh elemen masyarakat, dengan tujuan membentuk karakter atau akhlak manusia menjadi lebih baik.

Ke depan, lanjut Gus Huda, progam Sandal adalah berupaya merekrut seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta terlibat dalam kegiatan bidang sosial, baik itu sosial keagamaan, sosial budaya maupun sosial kemasyarakatan.

“Dan yang tidak kalah penting, anggota Komunitas Sandal bisa menyebarkan virus cinta bersholawat kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui arti pentingnya bersholawat,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *