Cuaca Ekstrem, Calon Haji Harus Perhatikan Faktor Kesehatan

BOYOLALI (Asatu.id) – Sekretaris Daerah Provinsi Jateng,  Sri Puryono, meminta agar jemaah calon haji memperhatikan setiap informasi, petunjuk dan arahan dari ketua regu maupun petugas pelayanan. Jika ada permasalahan, mereka tidak boleh sungkan menyampaikan dan mengonsultasikan dengan petugas pelayanan.

Hal itu disampaikan Sekda saat melepas 360 calon haji kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Solo ke Madinah, Minggu (7/7) dini hari. Para jemaah calon haji yang seluruhnya berasal dari Sukoharjo itu mengikuti upacara pelepasan keberangkatan calon haji di Aula Muzdalifah.

Sekda juga berpesan para jamaah calon haji memperhatikan faktor kesehatan dirinya dan senantiasa berkoordinasi dengan petugas jika ada keluhan.

Para jemaah calon haji juga harus mewaspadai cuaca yang berkisar 28 sampai 49 derajat celcius, terutama di Padang Arafah. Di samping itu mewaspadai berbagai penularan penyakit seperti ebola, campak, rubella, dan ISPA.

“Contohnya jika panjenengan sakit, ya segera lapor ke petugas pelayanan kesehatan agar segera diberikan penanganan yang baik. Begitu pula setiap kali panjenengan keluar atau pergi, hendaknya sepengetahuan jamaah lain atau ketua regu,” kata Sekda.

Mengingat cuaca yang ekstrem di Arab Saudi, imbuh sekda, menjaga kondisi fisik agar tetap prima sangat diperlukan. Caranya dengan makan makanan yang bergizi dan minum yang banyak. Jika perlu istirahat, maka harus istirahat. Sehingga, dapat beribadah dengan khusyuk.

Pada kesempatan itu, Sri Puryono juga meminta doa kepada jamaah calon haji agar Indonesia, khususnya Jawa Tengah agar tetap aman dan damai. Sehingga dapat melaksanakan pembangunan dengan lancar.

Total jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan dari embarkasi Solo sebanyak 34.940 orang. Jumlah tersebut terdiri 34.177 orang jemaah calon haji, 485 orang petugas haji pusat dan daerah, serta 728 orang TPHD. Pada kloter pertama ini, jemaah haji yang paling tua berumur 85 tahun dan yang paling muda berumur 18 tahun.

“Jumlah jemaah dari Jateng sebanyak 30.610 orang dan dari DIY 3.567 orang,” kata Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) yang juga Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Farhani. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *