Tingkatkan Pengetahuan, Mendagri akan Kirim 10 Wali Kota untuk Belajar di Luar Negeri

SEMARANG (Asatu.id) – Tingkatkan pengetahuan untuk Kepala Daerah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berencana akan kirim 10 kepala daerah untuk belajar ke Luar Negeri dengan harapan hasil studi bisa diterapkan dan disesuaikan dengan daerah masing-masing.

“Akhir tahun ini, akan kita kirim 10 kepala daerah ke luar negeri untuk melakukan studi. Ada lima bidang yang kita fokuskan seperi pengelolaan sampah, tata kelola pemerintahan, pengembangan investasi dan beberapa fokus lain,” katanya saat membuka Rapat Kerja Nasional XIV tahun 2019 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di PO Hotel Semarang, Rabu (3/7).

Ia menjelaskan langkah itu juga merupakan hasil komitmen Presiden Joko Widodo dengan pemimpin sejumlah negara. Beberapa negara tujuan belajar diantaranya Jepang, Singapura, dan negara di Eropa.

“Akan ada di Singapura, Malaysia dan beberapa negara di Eropa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tjahjo mengungkapkan, hasil dari study tersebut diharapkan dapat diterapkan di masing-masing daerah.

“Untuk bisa diimplementasikan di daerah masing-masing, untuk meningkatkan potensi daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Airin Rachmi Diany mengatakan tugas belajar tersebut merupakan cara peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan mendapatkan solusi pemecahan masalah dalam pemerintahan.

“Ini salah satu yang dibutuhkam untuk peningkatan sumber daya manusia seperti keinginan bapak Presiden. Sumber daya manusia itu bisa masyarakat juga bkita (kepala daerah),” kata Airin.

Wali Kota Tangerang Selatan itu mengaku sudah merasakan manfaat tugas belajar ke luar negeri salah satunya belajar soal persampahan di Hawai.

“Pak menteri tadi bilang 10 walikota, saya harap bisa semua yakni 98 walikota. Ini dikarenakan belajar di luar negeri seperti yang direncakan itu sangat penting dimana  kita akan paham apa yang sudah dialami selama menjabat,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *