Kunjungan Kerja di Kota Semarang, Komisi IV DPR RI Dorong Pengusaha Industri Pangan Bisa Ekspor pada 2020

SEMARANG (Asatu.id) –  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengatakan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia, perlu adanya penguatan hilirisasi baik bagi petani maupun nelayan di Indonesia.

Hal tersebut sekaligus bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.

“Hilirisasi adalah ke depan kita harus memperkuat dan menguasai industri pangan karena itu menjadi jalan yang sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat,” katanya, usai melakukan kunjungan kerja  Komisi IV DPR RI di tempat pengolahan ikan Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang,  Selasa (2/7).

Lebih lanjut, Daniel mengungkapkan melihat potensi sumber daya alamnya, dia yakin bahwa Indonesia dapat menjadi kekuatan pangan dunia jika bahan baku dapat diolah sehingga memiliki nilai tambah.

“Tempat pengolahan ini salah satu yang berhasil dan sangat baik, di Kota Semarang ada bandeng, cumi dan produk olahan lainnya yang dapat ditiru untuk daerah lain,” katanya.

Dengan adanya tempat pengolahan ikan seperti di Tambakrejo tersebut, pihaknya berharap pemerintah setempat dapat mendorong dan mensupport, sehingga industri pangan dapat melebarkan sayap di kancah dunia.

“Harapannya bisa ekspor, dan itu bisa terwujud di tahun 2020. Perlu adanya dukungan kuat dari Pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini dukungan Pemerintah terhadap petani dan nelayan sudah cukup baik, meski masih terbatas.

“Untuk itu kami mendorong, agar sektor industri pangan kedepan dapat menjadi fokus pembangunan oleh pemerintah di lima tahun kedepan,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *