Dishub Kota Semarang akan Tertibkan Ojek Online

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan melakukan penertiban terhadap para ojek online (ojol) yang kerap mangkal di sepanjang jalur pedestrian maupun ditepi jalan protokol,  selama agenda Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) XIV yang berlangsung mulai Rabu (3/7) hingga Sabtu (6/7), di Kota Semarang.

Kabid Pendalian dan Penertiban Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, tujuan dari penertiban tersebut yakni untuk menghindari kesemrawutan lalu lintas. Apalagi Kota Semarang saat ini tengah menjadi tuan rumah APEKSI.

“Petugas sudah kita terjunkan di beberapa titik yang kerap kali digunakan untuk mangkal ojol. Seperti di Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, dan kawasan Simpang Lima Semarang,” katanya, Selasa (2/7).

Lebih lanjut Danang mengungkapkan, untuk fokus penertiban sendiri akan dilakukan di Jalan Pemuda, yakni di depan Po Hotel atau Paragon Mall.

“Kita fokuskan di Jalan Pemuda, karena kan kegiatan APEKSI sendir akan digelar di Po Hotel,” ungkapnya.

Dengan begitu, Danang berharap para driver online tersebut dapat lebih tertib dan tidak mangkal di tempat yang dilarang untuk parkir.

“Selama Apeksi kami upayakan untuk tertib, kami lakukan penertiban karena disitu kan banyak tamu-tamu, tidak bagus kalau ojol mangkal di titik trotoar. Cuma mereka kan sebenarnya memang dibutuhkan oleh masyarakat dan para tamu Apeksi, makanya kami tata supaya tetap tertib tapi tetap mudah dijangkau oleh penggunanya,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, para driber ojol sebenarnya sudah memiliki area khusus untuk mangkal yaitu di dekat parkir Paragon Mall, namun mereka masih ada yang mangkal di sepanjang pedestrian. Bahkan, diakui Danang, petugas Dishub kerap kali kucing-kucingan dengan para ojol yang berada di seputaran Paragon Mall.

“Di dalam parkiran ada area untuk Ojol, jadi diharapkan untuk masuk. Parkir di tepi jalan boleh tapi bukan tempat yang dilarangan parkir,” ujarnya.

Dishub akan melakukan patroli selama Rakernas APEKSI. Jika petugas mendapati ojol yang tidak tertib, pihaknya akan melakukan penertiban dan pembinaan.

“Beberapa hari yang lalu kami sudah lakukan operasi. Kalau selama APEKSI ini kami tidak ada operasi tapi kami melakukan upaya preventif berupa imbauan saja,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *