Cegah ASN Berkeliaran di Jam Kerja, Satpol PP Kota Semarang akan Berikan Surat Edaran di Pusat Perbelanjaan

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya akan memberikan surat edaran kepada semua pengelola pusat perbelanjaan, terkait larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) keluyuran di jam kerja.

“Akan kami beri surat edaran, ini salah satu bentuk dari pencegahan. Jadi jika ada ASN yang masuk ke pusat perbelanjaan di jam kerja, pihak pengelola bisa mencegah,” katanya, usai melakukan yustisi ASN di pusat perbelanjaan di Kota Semarang, Senin (1/7).

Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan, langkah tersebut diambil dikarenakan masih ada pegawai baik itu ASN maupun Non ASN yang keluyuran saat jam kerja di pust perbelanjaan.

“Antisipasi supaya tidak ada ASN maupun Non ASN yang berbelanja saat jam kerja. Surat segera kami kirimkan, karena jam kerja pegawai itu mulai jam 07.00 – 15.15 WIB,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Setidaknya tiga pusat perbelanjaan menjadi sasaran yustisi oleh satuan dari Satpol PP Kota Semarang. Diantaranya Mall Paragon, DP Mall, dan Swalayan ADA Siliwangi. Dari titik operasi tersebut 5 ASN terjaring.

“Mereka adalah ASN dari Pemprov Jawa Tengah dan kabupaten sekitar Kota Semarang. Dan satu seorang guru dari Kota Semarang. Setelah kita minta surat tugasnya, 3 diantaranya tidak dapat menunjukan surat tugas, itu yang di Paragon. Untuk yang dua lainnya memang ada surat tugas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, operasi yustisi rutin tersebut digelar untuk mendisiplinkan para ASN maupun Non ASN. Apalagi, Kota Semarang dalam jangka waktu dekat akan menggelar event-event besar.

“Kita hari ini hanya memberi pembinaan kepada yang bersangkutan, namun jika kemudian hari di temukan lagi akan kami proses sesuai dengan aturan yang ada,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *