Pemkot Semarang Berencana Tutup Lokalisasi Gambilangu

SEMARANG (Asatu.id) – Upaya Pemerintah Kota Semarang membersihkan Kota Lumpia dari tempat lokalisasi nampaknya bukan isapan jempol belaka, setelah sukses melakukan sosialisasi dan mengambil keputusan final penutupan lokalisasi Sunan Kuning pada tangga 15 Agustus 2019 mendatang, kini giliran lokalisasi Gambilangu atau yang lebih dikenal dengan lokalisasi GBL di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu juga direncanakan akan dilakukan penutupan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, penutupan lokalisasi Gambilangu dalam rangka meneruskan program pemerintah pusat untuk menutup seluruh lokalisasi yang ada di Indonesia.

“Di Kota Semarang kan ada dua, Sunan Kuning dan Gambilangu. Sunan Kuning kemarin telah kami sepakati 15 Agustus penutupan, nanti kami samakan waktunya. Kalau bisa lebih cepat itu lebih baik,” jelas Fajar, Kamis (20/6).

Rencananya, Pemkot juga akan mengalihfungsikan kawasan tersebut sebagai pusat kuliner. Namun, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal sebab lokasi Gambilangu berada di dua wilayah yang mana sebagian masuk wilayah Kota Semarang dan sebagian masuk Kabupaten Kendal.

Fajar mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk menyamakan persepsi seperti waktu penutupan, anggaran yang bakal dikucurkan, dan rencana pengalihan fungsi agar penutupan bisa dilakukan tanpa ada gejolak baik dari warga maupun para WPS di dua wilayah tersebut.

“Kami punya kewilayahan sendiri, anggaran untuk wilayah masing-masing. Saat pembagian tali asih nanti kami hanya mengawal karena itu ranahnya Dinsos,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga dan para WPS di Gambilangu terkait rencana tersebut pada Selasa (25/6) mendatang.

“Soslialisasi nanti hari Selasa (25/6) kita akan langsung tinjau di lapangan, sementara untuk koordinasi dengan pihak terkait sudah kami jalankan,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *