Hasil Kunker Komisi A DPRD Jateng, Banyak Terminal Kurang Personel

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi A DPRD Jateng menarik kesimpulan bahwa sejumlah terminal tipe A mengalami kekurangan personel. Sehingga, untuk menyiasati kekurangan tersebut, para kepala terminal berusaha semaksimal mungkin agar personel yang ada bisa dioptimalkan.

“Kekurangan personel ini akan kami jadikan masukan dan bawa pada rapat bersama. Dari paparan kepala terminal baik di Solo, Kudus, dan Bawen, masalah tersebut sempat mengemuka,” ungkap Sekretaris Komisi A Ali Mansur di sela-sela kunjungan kerja ke Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (14/6).

Dalam pertemuan dengan Komisi A, Kepala Terminal Bawen M Rokim menyatakan, masing-masing sifh diisi tiga personel. Jumlah tersebut sangat jauh dari ideal mengingat Terminal Bawen menjadi tempat transit bus AKAP maupun AKDP. Terlebih untuk pengamanan aset pemerintah, sudah barang tentu jumlah personel harus dilipatkan.

Terkait pengaturan bus saat Lebaran kemarin, lanjut Rokim, pihaknya terbantukan oleh jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan. Bahkan sejumlah personel yang ada yakni sebanyak 45 orang harus ekstra siaga.

“Mohon Komisi A bisa menyampaikan masalah ini kepada yang berwenang,” kata Rokim berharap.

Secara keseluruhan dipaparkan, laporan harian angkutan Lebaran terhitung Rabu (29/5) sampai Kamis (13/6). Untuk kedatangan bus AKDP ada 3.666 unit dengan 93.092 penumpang. Bus AKAP ada 1.700 unit dengan 42.325 penumpang.

Sementara untuk keberangkatan, bus AKAP tercatat ada 1.700 unit dengan 44.708 penumpang, sedangkan AKDP ada 3.666 bus dengan 93.092 penumpang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *