Dari Open House Ganjar, Jadi Ajang Kangen-kangenan dan Banjir Doa

PURBALINGGA (Asatu.id) – Hari pertama lebaran lalu, Gubernur Ganjar Pranowo menggelar open house di rumah kediaman istri, Siti Atikoh Ganjar Pranowo di Kauman, Kabupaten Purbalingga. Masyarakat dari berbagai kalangan, baik pejabat ataupun masyarakat biasa pun tampak hadir pada acara silaturahmi yang dikemas secara sederhana pada Hari Raya Idulfitri 1440 H itu.

Mereka hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, namun juga memberikan doa untuk Ganjar dan keluarga. Seperti Mbah Waluyo (76), yang hadir dengan menaiki sepeda kayuhnya. Meski hanya gowes sekitar 15 menit dari rumahnya, namun kakek lima cucu ini mengaku menyempatkan waktu untuk bisa bertemu Ganjar.

“Kebetulan open house di sini, makanya saya ke sini. Saya kenal baik dengan keluarga Ibu Atikoh dan juga Pak Ganjar, mereka itu orang baik,” katanya.

Mbah Waluyo yang sehari-hari bekerja di Baznas Purbalingga itu merasa senang Ganjar bisa menjadi gubernur lagi. “Saya datang ini justru memberi doa, semoga amanah menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Doa serupa juga datang dari Mbah Muntohar (87), dan Siti Hasanah (49), yang merupakan warga lingkungan sekitar. Meski jalan menggunakan tongkat dan bicaranya yang kurang jelas, Muntohar ditemani anaknya Siti Hasanah rela antre dengan ratusan warga lain untuk bersalaman.

Ganjar dan istri, Siti Atikoh, beserta sang putra, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, menyambut dengan senyum dan cium tangan saat Mbah Muntohar di hadapannya. Mbah Muntohar tampak berhenti untuk menyampaikan harapannya dan dijawab oleh Ganjar, “Iya mbah, terima kasih doanya.”

Siti Hasanah mengatakan, dia dan keluarga sering berkunjung ke rumah itu saat Ganjar dan keluarga mudik.

“Kalau tahu pas mudik ke sini ya kami datang, dan selalu disambut dengan baik. Senang sekali bisa bertemu Pak Ganjar dan keluarga. Saya selalu mendoakan agar Jateng terus maju karena dipegang (dipimpin) Pak Ganjar ini jadi maju, pokoknya saja doa uang terbaik untuk Pak Ganjar dan keluarga,” terangnya.

Sejak pukul 13.00 WIB, tamu memang terus berdatangan untuk bersilaturahmi. Baik pejabat ataupun rakyat biasa rela antre untuk bersalaman dengan Ganjar dan keluarga.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Pada sambutannya, orang nomor satu di Jateng ini berpesan agar masyarakat selalu guyub, rukun dan gayeng dengan tetangga sekitar.

Selain itu, Ganjar juga mengatakan bahwa mudik kali ini merupakan yang paling tertib dibandingkan musik mudik sebelumnya.

“Jalanan lancar, harga tidak naik. Jadi malah banyak yang bercanda, dengan bilang ini bukan mudik karena nggak ada macet panjang,” ujarnya.

Pada hari kedua ini, Ganjar menggelar open house di kediamannya di Kutoarjo. Sedang pada Jumat (7/6), digelar open house di rumah masa kecil Ganjar di Tawangmangu. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *