Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA Ciremai Tujuan ke Bandung

SEMARANG (Asatu.id) – Momentum Lebaran menjadi tradisi yang digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk berkumpul dengan keluarga. Memilih moda transportasi yang handal, aman, dan nyaman sangat diperlukan agar dalam mengisi momentum Lebaran sesuai dengan yang diharapkan.

Moda transportasi kereta api sudah terbukti menjadi favorit pilihan masyarakat Indonesia di musim libur Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

Fenomena yang sering didapatkan yakni, penumpang seringkali tidak kebagian tiket untuk bepergian ke tempat tujuan dengan menggunakan kereta api, karena tiket kereta api yang sudah habis terjual sejak 90 hari sebelum hari keberangkatan.

Terkait hal itu, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menjalankan KA Ciremai Tambahan relasi Semarang Tawang-Bandung. Hal itu bertujuan Untuk mengakomodir para penumpang yang belum kebagian tiket KA.

“KA Ciremai Tambahan membawa 4 kereta kelas eksekutif (berkapasitas total 200 tempat duduk) dan 4 kereta kelas bisnis (berkapasitas total 256 tempat duduk),” katanya, Kamis (6/6).

KA Ciremai Tambahan ini lanjut Kris sudah dioperasikan sejak tanggal 1 Juni 2019 dan diperpanjang sampai 15 Juni 2019 dengan tarif Rp. 420.000 untuk kelas eksekutif dan Rp 320.000,- untuk kelas bisnis.

“Pembelian tiket tersebut dapat dilakukan di loket stasiun, contact center 121, website kai.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, dan berbagai channel eksternal resmi lainnya,” ungkapnya.

Berdasarkan data dari Posko Data PT KAI Daop 4 Semarang tanggal 6 Juni 2019 pukul 13.00 WIB, KA Ciremai Tambahan telah mencapai okupansi 73% (rata-rata penumpang perhari yakni 344 orang) dari tanggal 1-6 Juni 2019.

Hal ini membuktikan bahwa KA Ciremai begitu dinantikan oleh pengguna jasa kereta api, khususnya bagi para penumpang dari Kota Semarang yang ingin bepergian ke Bandung di pagi hari.

Beroperasinya KA Ciremai Tambahan direncanakan akan terus diperpanjang dan menjadi KA regular, sehingga menambah frekuensi perjalanan KA menuju Bandung maupun sebaliknya yang sebelumnya sudah dilayani 2 kali dalam sehari dengan KA Ciremai dan KA Harina, menjadi 3kali dalam sehari.

Dengan penambahan perjalanan tersebut harapannya juga dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya wilayah Semarang, Pekalongan, Tegal, dan sekitarnya yang ingin bepergian pada pagi hari menuju Bandung mengggunakan KA dengan aman dan nyaman. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *