Miliki Ciri Khas Masakan Nusantara, Javara Culture Cafe akan Jadi Ikon Baru Kuliner Kota Lama

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu apresiasi berdirinya Javana Culture Café yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang. Pasalnya, di dalam café tersebut, menyuguhkan berbagai makanan yang memiliki ciri khas serba Indonesia dan tidak menggunakan bahan kimia dalam pengolahan masakannya.

“Semua menu makanan serba Indonesia, ini akan menjadi daya tarik tersendiri apalagi café ini berada di kawasan yang kental dengan sejarah Indonesia. Ditambah kebanyakan café atau restoran yang ada di Kota Semarang memiliki menu makanan western atau barat,” katanya, usai opening Javara Cultere Cafe Kamis (30/5).

Lebih lanjut, Mbak Ita sapaan akrab Walikota Semarang itu mengatakan, jika mempertahankan ciri khas menu nusantara tersebut, Mbak Ita meyakini Javara Culture Cafe akan menjadi kafe unggulan di Kota Lama, karena berbeda dengan kafe yang sudah ada.

“Kafe di Kota Lama sendiri kini ada sekitar 15 tempat, ada Tekodeko, Hero Cafe, Filosofi Kopi, Covare. Nah Javara ini akan menjadi tambahan kafe yang berbeda dengan kafe lainnya. Ini akan jadi kafe unggulan di Kota Lama,” ungkapnya.

Mencicipi aneka menu yang ada, Ita yakin Javara Culture Cafe akan menjadi ikon kuliner Kota Lama. Pasalnya, selain didukung dengan bangunan heritage yang mewah dan klasik. Makanannya juga sangat sehat.

“Tadi saya tanya, yang serba digoreng disini ternyata pakai minyak kelapa tidak pakai minyak sawit. Ini tentu sangat sehat, tidak kolesterol, membuat makan tidak khawatir gemuk,” tuturnya.

Ita mencontohkan, seperti pada menu pisang goreng, dibuat tidak pakai tepung terigu, melainkan dengan tepung sorghum. Lebih sehat dan renyah.

“Terigu itu import, sorghum asli Indonesia. Dan lebih sehat, ini digorneg juga pakai minyak kelapa,” ujarnya.

Sementara itu, Dindin Mediana, owner Javara Cultere Cafe menambahkan, selain makanan Indonesia ada juga menu lainnya yakni, aneka jenis kopi Indonesia.

“Ada 12 jenis varian kopi, semuanya petik merah saat panen dari petani. Kualitas terjamin karena organic” ujarnya.

Keberadaan Javara Culture Cafe, Dindin ingin mengangkat keotentikan kuliner asli Indonesia. Semua bahan asli Indonesia tidak ada yang impor.

”Jadi kalau cari menu salmon di sini tidak ada, tapi kalau udang, baramunli, tuna, ada. Jadi hasil bumi asli Indonesia,” imbunya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *