Gedung Rawat Jalan RSUD KRMT Wongsonegoro Ditargetkan Rampung Akhir 2019

SEMARANG (Asatu.id) – Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, dr Susi Herawati mengatakan, proses pembangunan gedung rawat jalan RSUD KRMT Wongsonegoro sudah mencapai 40 persen.

“Saat ini pembangunan gedung tersebut mencapai 40 persen dari target 20 persen,” katanya, Jumat (24/5).

Lebih lanjut Susi mengungkapkan, dengan adanya percepatan pembangunan tersebut gedung rawat jalan tersebut, pihaknya menargetkan dapat digunakan pada akhir tahun 2019.

“Adapun masa kontrak pembangunan tersebut hingga 16 Desember 2019,” ungkapnya.

Dia menerangkan, pihak kontraktor menargetkan pembangunan akan rampung September 2019. Sehingga diharapkan akhir tahun 2019 masyarakat sudah dapat dilayani di gedung baru itu.

“Lelang pembangunan rawat jalan tersebut dilakukan sekaligus dengan interiornya. Kami yakin usai pembangunan rampung, tidak memerlukan waktu lama untuk memindahkan tempat pelayanan yang semula berada di bagian belakang akan menempati gedung baru,” imbuhnya.

Susi berharap Kota Semarang benar-benar memiliki sebuhah rumah sakit yang representatif seperti yang diharapkan Wali Kota Semarang.

“Pengalaman kami pada saat bangun gedung sebelum ini, interiornya tidak sekalian di lelang. Sehingga, masyarakat tahunya bangunan sudah jadi tapi tidak dipakai. Kali ini kami antisipasi lelang interior juga dilakukan sekaligus di awal,” sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya optimis dengan pembangunan gedung baru tersebut.  Menurutnya semakin cepat pembangunan berlangsung, semakin cepat bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.

“Saya berpesan kepada pihak RSUD untuk menghitung secara cermat luasan gedung sehingga bisa dijadikan sebagai tempat yang lebih produktif. Saya optimis karena proyek sudah berjalan 40 persen dari target 20 persen. Ada deviasi positif,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *