Sebanyak 39 Armada Kapal Disiapkan PT DLU untuk Angkutan Lebaran 2019

Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Poedjono, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. (Asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Jelang arus mudik 2019, PT Dharma Lautan Utama mempersiapkan 39 armada kapal angkutan lebaran, dimana 26 kapal melayani angkutan penyeberangan, dan 13 kapal melayani lintas angkutan laut atau angkutan logistik.

“Untuk angkutan lebaran 2019 ini, kita mulai melakukan antisipasi lonjakan, baik lonjakan penumpang maupun lonjakan angkutan logistic dari H-30 lalu. Karena untuk angkutan logistik sendiri dari Jawa maupun dari luar Jawa khususnya dari Kalimantan dan Sulawesi mulai menunjukan peningkatan,” Kata Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Poedjono, saat kegiatan Buka Bersama PT Dharma Lautan Utama bersama Stakeholder, di Hotel Aston Semarang, Jumat (17/05).

Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan, prediksi adanya lonjakan penumpang di angkutan lebaran 2019 ini juga dipengaruhi oleh kenaikan harga tiket pesawat. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya mempersiapkan tambahan armada, termasuk surat ijin penambahan kapasitas muat untuk penumpang sebesar 15 persen.

“Tahun lalu kapasitas muat sebanyak 220 ribu penumpang, untuk tahun ini dengan bertambahnya armada dan bertambahannya dispensasi 15 persen, jumlah kapasitas penumpang menjadi 260 ribu,” ungkapnya.

Sementara untuk harga tiket sendiri, lanjut Erwin, PT Dharma Lautan Utama memberikan diskon dari H-30 lalu, dimana diskon tersebut akan terus berjalan hingga H-10.

“H-30 dikson kita besar, H-20 masih diskon, H-15 juga masih diskon, hingga H-10 kita sudah harga normal, untuk kenaikan harga tiket sekitar 10 persen,” imbuhnya.

Diskon harga tersebut, lanjut dia, dimaksudkan agar para pemudik bisa lebih awal untuk menghindari penumpukan penumpang yang diperkirakan terjadi pada H-7 sampai H+7.

“Oleh sebab itu agen – agen sudah mensosialisasikan diskon ini ke perkebunan sawit di Kalimantan dan Sulawesi,” jelasnya.

Selama ini, kata Erwin, DLU melayani rute pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke sejumlah pelabuhan di Kalimantan dan Sulawesi. Selain dari Semarang rute juga dari Surabaya.

“Khusus untuk mudik akan banyak yang kembali ke pulau Jawa, makanya segala persiapan sudah dilakukan untuk mengantisipasi arus mudik maupun balik nanti,” paparnya.

Sementara dalam acara buka puasa bersama stakeholder tersebut, juga dilakukan koordinasi dengan agen-agen tiket maupun seluruh instansi terkait seperti pengelola pelabuhan. Salah satu yang ditekankan adalah soal safety bagi penumpang kapal.

“Berbagai langkah antisipasi sudah dipersiapkan terkait keamanan bagi penumpang baik di laut maupun ketika sampai di darat,” imbuhnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *