Wisda Pridatoe Belajar Nilai Dedikasi, Loyalitas dan Kepemimpinan Lewat Jalur Politik

Wisda Pridatoe bergabung di rumah besar PDI Perjuangan di bawah Korps Komunitas Juang Jawa Tengah (dok)

SEMARANG (Asatu.id) – Tidak bisa dipungkiri bahwa jiwa muda adalah jiwa yang penuh semangat. Seperti yang disebutkan sang raja dangdut Roma Irama bahwa “Masa muda masa yang berapi-api” menggambarkan jiwa yang penuh ambisi kuat untuk maju.

Bahkan jargon spektakuler Bung Karno dalam pidato semasa hidupnya menggelorakan “Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” pun hingga kini masih senantiasa berkobar membakar jiwa generasi muda.

Peran generasi muda dalam pembangunan bangsa sangatlah penting, terlebih pemuda yang terjun ke dunia politik merupakan elemen yang tak terpisahkan dalam menentukan masa depan sebuah bangsa menjadi lebih baik.

Atas dasar itulah pada tahun 2011 menjadi awal mula mimpi seorang pemuda kelahiran Semarang, Wisda Pridatoe memiliki cita-cita dengan semangat yang kuat dan optimis untuk dapat berkontribusi kepada bangsa melalui jalur politik lantaran menurutnya politik adalah jalan perjuangan.

“Politik merupakan cara terdekat untuk kita dapat berkontribusi secara nyata kepada bangsa, begitulah awal mula niatan saya untuk terjun dan terlibat di dunia politik. Tak ada keluarga, saudara ataupun lingkungan yang mendukung keputusan saya saat itu. Saya harus mencari guru untuk saya dapat belajar dan memahami dunia politik,” ujarnya saat ditemui Asatu.id.

Pemuda yang sempat menempuh pendidikan sarjana Manajemen di STIE AKA Semarang ini dengan hanya berbekal niat dan modal percaya diri yang tinggi mulai memantabkan langkahnya menapaki perjalanan menimba ilmu perpolitikan dengan belajar kepada guru yang tepat.

“Tahun 2014 dengan memanfaatkan teknologi saya mengirim email ke banyak pemimpin daerah ataupun nasional, mengenalkan diri saya dengan niatan untuk belajar tentang politik, sampai saya menemukan guru politik saya yang pertama lewat situs website pribadinya yaitu Pak Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang berbekal niat untuk menimba ilmu dan pengalaman,” ceritanya.

Berkat kegigihannya dan semangat pantang menyerah, Wisda yang juga sempat mengenyam pendidikan DIII Bahasa Inggris Undip ini akhirnya aktif terdaftar sebagai anggota partai di tahun 2017 yakni bergabung di rumah besar PDI Perjuangan di bawah Korps Komunitas Juang Jawa Tengah.

Korps Komunitas Juang sendiri merupakan unit diklat khusus pemuda yang orientasinya untuk peningkatan karakter, kompetensi dan kapasitas di bawah DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah yang mana mempunyai visi “Memayu Hayuning Bawana”.

“Saya percaya bahwa politik dan partai politik pada dasarnya memiliki tujuan dan nilai-nilai yang mulia. Dunia politik yang selama ini dikenal kotor dan hitam ternyata saya menemukan sisi lainya, saya belajar tentang nilai-nilai dedikasi, loyalitas dan kepemimpinan,” jelas pemuda kelahiran 11 April 1992.

Karena pada hakekatnya, lanjut dia, keberadaan fungsi partai politik adalah untuk mensejahterakan masyarakat, tentang mengangkat pride atau kebanggaan akan tanah air dan bangsa.

Tumbuh pada lingkungan sosial dan akademis serta aktif berorganisasi sejak berkuliah, hingga saat ini telah membuat Wisda lebih peka dan kritis tentang budaya yang ada di dalam dunia politik. Menurutnya terjun ke dunia politik dapat membuka keran wawasan yang luas.

“Saya banyak belajar dan menyerap ilmu pengetahuan tentang berpolitik dengan ikut aktif berdiskusi dan beragumen tentang kondisi politik yang ada di Indonesia,” tandasnya.

Wisda berkomitmen bahwa kehadirannya haruslah bermanfaat tidak untuk dirinya sendiri namun bagi banyak orang. Ia ingin membuktikan bahwa wajah demokrasi dan wajah politik Indonesia di masa depan adalah terang benderang yang akan diisi oleh pemuda-pemudi hebat yang mau mendedikasikan dirinya untuk bangsa Indonesia.

“Mengutip isi dan nilai dari Dedication of Life Bung Karno bahwa ini adalah kebahagiaan dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada tanah air dan kepada bangsa,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *