Peringati Hari Bumi, Hotel Ibis Semarang Ajak Siswa Siswi SMK Olah Bahan Baku Makanan Jadi Masakan Lezat

Peringati Hari Bumi, Hotel Ibis Semarang Ajak Siswa Siswi SMK Olah Bahan Baku Makanan Jadi Masakan LezatSEMARANG (Asatu.id) – Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi sebagai tempat tinggal manusia.

Accor Hotels merupakan grup yang berdiri sejak bertahun-tahun silam dan tidak pernah berhenti berinovasi. Salah satu inovasinya adalah program Planet 21 yang memiliki prinsip sama dengan Hari Bumi. Program Planet 21 sendiri diperingati setiap tanggal 21 April.

Planet 21 memiliki pilar strategis yakni bekerja bersama seluruh karyawan, melibatkan para tamu, berinovasi bersama para mitra, dan bertindak bersama masyarakat setempat. Tantangan utama dari program ini adalah pangan dan bangunan.

Salah satu aksi nyata dari program ini yaitu mengurangi limbah makanan. Setiap tahunnya, diperkirakan 1/3 dari makanan yang disajikan di dunia terbuang percuma.

Tahun 2019 ini Accor Hotels Group focus pada pengurangan limbah makanan atau food waste yang bertujuan dapat mengurangi paling tidak 30% di tahun 2020. Untuk itulah peringatan Hari Planet 21 yang dibarengkan dengan Hari Bumi ini bertajuk “LOVE FOOD, NOT WASTE”.

Hotel Ibis Semarang Simpang Lima sebagai salah satu anggota dari Accor Hotels Group juga ikut memperingati Hari Planet 21 yang bersamaan dengan Hari Bumi yang jatuh pada hari Senin 22 April 2019 di La Table Restaurant Hotel Ibis Semarang Simpang Lima yang terletak di lantai 2.

Executive Secretary & Public Relation Kristian Ayu Wardhani mengatakan peringatan ini dengan mengajak beberapa siswa dan siswi SMK untuk mengolah bahan baku makanan yang tidak terpakai dalam pembuatan menu sarapan pagi di hotel.

Peringati Hari Bumi, Hotel Ibis Semarang Ajak Siswa Siswi SMK Olah Bahan Baku Makanan Jadi Masakan LezatSeperti selada bagian luar dengan ukuran besar, ujung pangkal tangkai brokoli, kentang dengan ukuran kecil, dan lainnya menjadi berbagai macam menu masakan yang tentunya lezat.

“Kami mengajak siswa – siswi yang berasal dari beberapa SMK di Semarang dan sekitarnya yaitu SMK Negeri 1 Bawen, SMK Negeri 6 Semarang, SMK Bagimu Negeriku, SMK Perintis 29 – 01 Semarang, SMK Setiabudhi Semarang, SMK Palebon, AMK PGRI 01 Semarang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam kegiatan pengolahan makanan ini juga dilombakan bagi para peserta dari masing-masing sekolah. Mereka dibuat penasaran dengan bahan makanan yang ditutup dengan red box yang telah disiapkan panitia di setiap meja.

“Mereka cukup terkejut dengan bahan makanan yang di dapat, seperti Siswa-siswi dari SMK 6 Semarang yang cukup kebingungan namun bersemangat dan langsung berfikir kreatif untuk membuat makanan dengan jenis creamy soup sebagai makanan pembuka,” ceritanya.

Untuk menilai hasil kreatifitas dan masakan dari masing- masing tim, panitia menyiapkan juri-juri yang mumpuni dari berbagai bidang yang memiliki perspektif masing-masing. Antara lain pemilik Rumah Makan Resto Semarang dan Penulis Buku Bapak beserta Ibu Jongkie Tio, Executive Chef Hotel ibis Semarang Simpang Lima Chef Yana Hendriana, dan General Manager Ibis Semarang Simpang Lima Wiwied Nurseka.

Para juri mulai berkeliling saat hitungan waktu memasak dimulai. Para peserta diberikan waktu kurang lebih 60 menit untuk dapat menghidangkan masakan lezat yang terbuat dari bahan baku yang telah disediakan tersebut. Adapun yang menjadi focus penilaian yaitu presentasi, rasa, dan kebersihan.

Keseruan semakin bertambah ketika waktu memasak yang diberikan sudah hampir habis. Para peserta semakin tertantang dan berusaha menyelesaikan masakannya dengan sesempurna mungkin terutama pada saat finishing di presentasinya.

Peringati Hari Bumi, Hotel Ibis Semarang Ajak Siswa Siswi SMK Olah Bahan Baku Makanan Jadi Masakan LezatSetelah waktu habis, para peserta diminta untuk menata hasil makanannya pada meja penilaian yang sudah disediakan oleh panitia. Selagi para juri menilai masakan dengan mengamati dan juga mencicipi semua masakan peserta, para peserta dipersilahkan untuk menikmati hidangan makan siang berupa pondokan Soto khas Semarang yang dilengkapi dengan condiment yang lezat.

Sementara itu General Manager IBIS Semarang Simpang Lima Wiwied Nurseka berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat semakin mengedukasi masyarakat untuk lebih menyayangi bumi.

“Dengan salah satu caranya yaitu memanfaatkan bahan baku makanan yang tidak sering digunakan dalam sebuah masakan dan atau membuang percuma bahan-bahan makanan yang seharusnya tidak menjadi limbah. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan oleh Hotel ibis Semarang Simpang Lima di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Adapun Juara III diperoleh oleh Tim dari SMK Bagimu Negeriku yang beranggotakan Graciella Zefania Kusworo & Cindy Aurelia Caesarani mendapatkan piala, sertifikat, dan beasiswa sebesar Rp. 250.000.

Juara II diperoleh oleh Tim dari SMK PGRI 01 Semarang yang beranggotakan Rizka Olga Aulifia & Shelvi Anggraeni Kartikasari mendapatkan piala, sertifikat, dan beasiswa sebesar Rp. 500.000.

Sedangkan juara I diperoleh oleh Tim dari SMK Negeri 6 Semarang yang beranggotakan Risya Ainur Shafira & Fadilla Septia Putri mendapatkan piala, sertifikat, dan beasiswa sebesar Rp 750.000.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *