Terima Laporan Adanya Surat Suara Tertukar di Kelurahan Kembangarum, Wali Kota Semarang Lakukan Sidak

Walikota Semarang Lakukan Pantauan PPS di Kelurahan Kembangarum, Rabu (17/4)

SEMARANG (Asatu.id) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono melakukan tinjauan langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Kembang Arum, Semarang Barat.

Hal tersebut dilakukan pasca adanya informasi yang beredar yakni adanya kejadian tertukarnya ratusan surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) yang terjadi di sembilan TPS di Kelurahan Kembang Arum, Semarang.

Salah satunya persoalan itu surat suara Pileg Dapil 5 yang harusnya di kirim ke Kecamatan Mijen, Kecamatan Ngaliyan dan KecamatanTugu di kirim Semarang Selatan dan di Kleurahan Kembang Arum, Semarang Barat.

Sementara dengan adanya kekeliruan distribusi logistik pemilu tersebut, Ahmad Syamsi, PPS 42 Kelurahan Kembang arum, Semarang Barat bersepakat untuk menghentikan proses pencoblosan, sambil menunggu keputusan dari KPU.

Terkait hal itu, Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya sepakat dengan langkah yang diambil oleh beberapa PPS tersebut

Hal ini mengingat jika diteruskan pemungutan suaranya maka akan malah bertambah persoalan lain selain tertukarnya surat suara yang terjadi dibanyak TPS di wilayah Semarang Barat.

“Kami sepakat untuk dihentikan sementara proses pencoblosan sampai urusan ini selesai,” katanya.

Hendi berharap selama pemantauan TPS siang tadi, beberapa kendala khususnya tertukarnya surat suara di TPS Kembang Arum, bisa ditangani dan diselesaikan oleh KPU Kota Semarang yang dipimpin oleh Henry Cassandra Goeltom.

“Paling tidak, teman-teman KPU harus bisa secara cepat dan singkat, menyelesaikan persoalan ini. Maka, hak-hak warga masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya ini juga sedang diurus oleh KPU dengan cara menukar kembali surat suara Dapil 5 yang tertukar dengan Dapik 6 dengan cepat,” harapnya.

Lebih lanjut, Hendi menambahkan KPU harus tetap memberikan kesempatan kepada dilakukan pencoblosan ulang kembali jika surat suara sudah yang tertukar sudah dikembalikan lagi sesuai Dapilnya.

“Untuk keamanan, kami bersyukur karena teman-teman TNI-Polri sudah bekerja dengan baik sehingga sampai siang ini tidak ada laporan adanya kerusuhan maupun tindak kriminalitas atau pidana terkait pelaksanaan pemilu di Kota Semarang,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *