KAI Daop 8 Surabaya Ajak Gen-Z Travelling Goes To Semarang

KAI Daop 8 Surabaya Ajak Gen-Z Travelling Goes To SemarangSEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka mengenalkan perkeretaapian kepada generasi muda (Gen-Z), sekaligus sebagai sarana promosi terhadap peningkatan pelayanan di KA Argo Anggrek yang telah menggunakan rangkaian gerbong kereta eksekutif jenis terbaru, PT KAI Daop 8 Surabaya menyelenggarakan acara “Travelling Goes To Semarang” pada Senin (15/4).)

Sebanyak  77 peserta yang berasal dari  6 SMAN di Surabaya diantaranya SMAN 1 Sb, SMAN 2 Sb, SMAN 4 Sb, SMAN 5 Sb, SMAN 9 Sb dan SMAN 16 Sb, diajak oleh PT KAI Daop 8 Surabaya jalan-jalan menggunakan rangkaian KA Argo Anggrek dari Stasiun Surabaya Pasar Turi menuju ke Semarang secara “gratis” alias cuma-cuma.

Selanjutnya di Kota Semarang, para peserta diajak bertamasya ke tempat wisata bernuasa edukasi kereta api yaitu tempat wisata Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa.

Para peserta dikenalkan tentang sejarah transportasi kereta api di Indonesia, sekaligus merasakan nuansa kereta tempo dulu dengan menggunakan perjalanan kereta api uap dari Stasiun Museum Ambarawa menuju Stasiun Tuntang.

Selain itu, di Museum Ambarawa, para peserta dapat melihat koleksi-koleksi lokomotif uap yang pernah merajai jalur rel di Pulau Jawa.

Selanjutnya, para peserta menikmati keindahan bangunan Lawang Sewu, sekaligus bisa mendapatkan informasi seputar sejarah perkeretaapian Indonesia tempo dulu.

Adapun rincian dari 77 peserta Edutrain Goes To Semarang ini yaitu  masing-masing 12 peserta dari SMAN 1 Sb, SMAN 2 Sb, SMAN 4 Sb, SMAN 5 Sb, SMAN 9 dan 17 peserta dari SMAN 16 Sb.

KAI Daop 8 Surabaya Ajak Gen-Z Travelling Goes To SemarangSuryawan Putra Hia, Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya dalam acara pelepasan rombongan program Edutrain Goes To Semarang di Stasiun Surabaya Pasar Turi berharap dengan kegiatan Travelling Goes To Semarang, bisa menumbuhkan rasa kecintaan di kalangan generasi muda (Gen-Z) terhadap transportasi massal berbasis rel ini.

Sehingga nantinya, lanjut dia, generasi muda bisa mengetahui sejarah dan perkembangan perkeretaapian di Indonesia, yang pada akhirnya bisa menjadi generasi penerus dalam perkembangan perkeretaapian di masa yang akan datang, sekaligus menjadi pangsa potensi pelanggan setia nantinya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak PT KAI yang telah memfasilitasi kegiatan Travelling Goes To Semarang. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi penambahan wawasan anak didik kami, yang bisa secara nyata melihat tentang sejarah perkembangan perkeretaapian dari jaman Hindia Belanda hingga saat ini,” ujar Moch Sadali, Drs, Kepala Sekolah SMAN 9 Surabaya sebagai salah satu peserta dalam program edukasi ini, dalam kata sambutan di acara seremonial pemberangkatan rombongan.

Rombongan berangkat dengan menggunakan KA Argo Anggrek (KA 1) yang berangkat tepat dari Stasiun Pasar Turi jam 08:00 wib, dan sampai di Stasiun Semarang Tawang jam 11:30 wib. Kemudian rombongan berkeliling dengan bus ke tempat wisata Museum Ambarawa dan Museum Lawang Sewu.

Terhitung tanggal 18 Maret 2019 yang lalu, rangkaian gerbong kereta eksekutif KA Argo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir /pp telah digantikan dengan menggunakan sarana gerbong kereta eksekutif baru jenis “Stainless Steel” (SS) buatan PT INKA.

KAI Daop 8 Surabaya Ajak Gen-Z Travelling Goes To SemarangSaat ini rangkaian KA Argo Anggrek terdiri dari 8 gerbong kereta kelas eksekutif jenis SS, 1 gerbong kereta Luxury (Sleeper), 1 gerbong kereta makan dan 1 gerbong kereta pembangkit listrik. Dimana kapasitas daya tampung setiap rangkaiannya mencapai 418 tempat duduk.

Diharapkan dengan pergantian rangkaian gerbong kereta eksekutif jenis baru dari INKA ini, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang dari KA Argo Anggrek  yang sudah sangat bagus.

Sementara itu, Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya menuturkan program pergantian gerbong kereta dengan sarana yang baru, merupakan salah satu bagian dari program peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya di dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2019.

“Selain peningkatan di sektor fasilitas sarana gerbong kereta, kita juga terus mengejar target agar pembangunan penambahan fasilitas-fasilitas layanan di stasiun seperti di Stasiun Surabaya Gubeng dan stasiun lainnya, bisa selesai tepat waktu dan bisa digunakan oleh masyarakat pada masa mudik balik lebaran tahun 2019 ini, “jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *